Palestina Tegaskan Bukan Proyek Investasi, Lahannya Tidak Dijual

Jum'at, 07 Februari 2025 - 22:23 WIB
loading...
Palestina Tegaskan Bukan...
Warga Palestina melihat kehancuran di Jalur Gaza. Foto/xinhua
A A A
TEPI BARAT - Juru bicara Kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh menegaskan Palestina bukanlah proyek investasi, lahannya tidak boleh dijual.

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump menyebut Gaza sebagai "lokasi pembongkaran" dan menyatakan Palestina tidak punya pilihan, seraya menambahkan dia ingin melihat Yordania dan Mesir menerima warga Palestina dari Jalur Gaza.

Trump juga mengatakan AS akan "mengambil alih" Gaza dan bertanggung jawab atas pekerjaan rekonstruksi di wilayah tersebut.

"Palestina dengan tanah, sejarah, dan tempat-tempat sucinya tidak untuk dijual dan bukan proyek investasi," ujar Abu Rudeineh seperti dikutip kantor berita WAFA.

Sementara itu, Kantor Media Pemerintah Gaza mengeluarkan pernyataan Israel melanggar ketentuan gencatan senjata dengan tidak mengizinkan jumlah bantuan minimum yang disepakati untuk memasuki wilayah kantong tersebut.

Kesepakatan itu memungkinkan lewatnya 600 truk bantuan setiap hari, minimal, termasuk 50 truk bahan bakar, serta 60.000 unit bergerak dan 200.000 tenda, generator listrik dan suku cadangnya, panel surya dan baterai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved