Ikuti Langkah Trump, Argentina Keluar dari WHO

Kamis, 06 Februari 2025 - 19:45 WIB
loading...
Ikuti Langkah Trump,...
Presiden Argentina Javier Milei. Foto/xinhua
A A A
BUENOS AIRES - Argentina mengumumkan penarikan diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dengan alasan adanya perbedaan pendapat kebijakan yang mendasar, khususnya selama pandemi Covid-19.

Langkah tersebut mencerminkan keputusan yang dibuat bulan lalu oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dalam pernyataan di X pada hari Rabu (5/2/2025), kantor Presiden Javier Milei menyatakan WHO, yang dibentuk untuk mengoordinasikan tanggapan terhadap keadaan darurat kesehatan global, telah "gagal dalam ujian terbesarnya" selama wabah virus corona.

Lebih lanjut, kantor tersebut mengklaim karantina yang berkepanjangan menyebabkan "salah satu bencana ekonomi terbesar dalam sejarah dunia."

Di Argentina, penguncian selama berbulan-bulan di bawah pemerintahan sebelumnya yang didukung WHO, melumpuhkan ekonomi dan mengakibatkan 130.000 kematian, menurut kantor kepresidenan.

Juru bicara Milei, Manuel Adorni, mengatakan Menteri Luar Negeri Gerardo Werthein telah diinstruksikan untuk memulai penarikan diri Argentina dari WHO.

“Kami warga Argentina tidak akan membiarkan organisasi internasional campur tangan dalam kedaulatan kami, apalagi dalam kesehatan kami,” tegas Adorni.

Negara tersebut tidak menerima dana dari WHO, jadi penarikannya tidak akan memengaruhi layanan kesehatan nasional, Adorni meyakinkan.

Surat kabar El Pais melaporkan penarikan tersebut sejalan dengan penentangan Milei yang sudah lama terhadap karantina wilayah.

Pada tahun 2020, dia secara aktif memprotes tindakan isolasi yang diberlakukan Presiden Alberto Fernandez saat itu.

Saat itu, dia menggambarkan karantina wilayah sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan” yang melanggar kebebasan pribadi.

Trump juga mengklaim WHO telah salah menangani pandemi dan krisis kesehatan internasional lainnya, dan telah memaksakan kewajiban keuangan yang “tidak adil” kepada AS.

Pada hari pertamanya menjabat, dia menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses penarikan diri dari organisasi tersebut, yang menyatakan AS akan meninggalkannya dalam waktu 12 bulan.

Langkah tersebut menandai kedua kalinya Trump memerintahkan negaranya menarik diri dari WHO.

Dia mengambil langkah untuk keluar dari organisasi tersebut pada tahun 2020, menuduhnya membantu China dalam upaya untuk "menyesatkan dunia" tentang asal-usul Covid-19.

Penggantinya, Joe Biden, kemudian membatalkan keputusan tersebut pada hari pelantikannya.

WHO menanggapi keputusan Washington dengan menyatakan "penyesalan" dan menekankan peran pentingnya dalam kesehatan dan keamanan global.

AS secara historis telah menjadi salah satu donor terbesar WHO, menyumbang hampir USD950 juta pada tahun 2024, atau 15% dari total anggaran badan tersebut.

Milei, yang menggambarkan dirinya sebagai anarko-kapitalis, adalah pemimpin asing pertama yang mengunjungi Trump di perkebunannya di Mar-a-Lago, Florida, setelah kemenangan Partai Republik dalam pemilihan umum AS tahun 2024.

Baca juga: Pentagon Ungkap AS Sangat Jauh dari Pengerahan Pasukan di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved