6 Penembakan di Sekolah Paling Brutal, Mayoritas di AS

Rabu, 05 Februari 2025 - 22:55 WIB
loading...
A A A
Korban: 7

Pada tanggal 21 Maret 2005, seorang pria bersenjata berusia 16 tahun memasuki Sekolah Menengah Atas Red Lake dan menembaki staf dan siswa sekolah. Setelah aparat penegak hukum tiba di tempat kejadian, pria bersenjata yang diidentifikasi sebagai Jeffrey Weise itu bunuh diri.

Penyidik kemudian menemukan bahwa Weise juga telah membunuh kakeknya dan pacar kakeknya sebelum penembakan di sekolah. Itu adalah penembakan sekolah terburuk di negara itu sejak amukan di Columbine.

4. Sekolah West Nickel Mines

Tahun: 2006

Korban: 5

Pada 2 Oktober 2006, Charles Carl Roberts IV, memasuki Sekolah Amish Nickel Mines dan memerintahkan semua siswa laki-laki dan orang dewasa untuk mengosongkan gedung.

Sebelas siswi yang tersisa diperintahkan untuk berbaris di depan papan tulis sebelum diikat. Roberts membarikade pintu sebelum aparat penegak hukum tiba.

Roberts kemudian menembak lima siswi sebelum mengarahkan pistolnya ke dirinya sendiri.

5. Virginia Tech


Tahun: 2007

Korban: 32

Pada 16 April 2007, siswi Virginia Tech Seung-Hui Cho menembaki seorang siswi dan asisten residen di asrama sebelum menuju ke tujuan berikutnya untuk melanjutkan aksi penembakannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Ramzi Geram Putrinya...
Ramzi Geram Putrinya Dituding Jadi Orang Ketiga, Dukung Rizky Billar Tempuh Jalur Hukum
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved