Israel Akui Gagal Bunuh Pemimpin Hamas Haitham Al-Hawajri
Minggu, 02 Februari 2025 - 16:05 WIB
loading...
Haitham Al-Hawajri gagal dibunuh oleh Israel. Foto/X/@AdityaMandagie
A
A
A
GAZA - Israel mengakui bahwa mereka gagal dalam upayanya untuk membunuh Haitham Al-Hawajri, komandan Batalyon Al-Shati Hamas. Padahal, Israel mengklaim telah membunuhnya pada bulan Desember 2023.
Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh surat kabar Israel Hayom dan Channel 12, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan serangan pada tanggal 3 Desember 2023 yang menargetkan Hawajri awalnya diyakini berhasil.
“Setelah serangan itu, badan keamanan Israel Shin Bet dan militer menilai dengan tingkat kepastian yang tinggi bahwa ia telah disingkirkan dan militer mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasinya,” kata Hagari.
Namun, ia menambahkan: “Pemeriksaan lebih lanjut telah mengungkapkan bahwa intelijen yang diandalkan oleh Shin Bet, intelijen militer, dan Komando Selatan tidak benar. Hawajri tidak terbunuh dalam serangan itu.”
Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri
Sebelumnya pada hari itu, laporan media Palestina mengindikasikan bahwa Hawajri adalah orang yang secara pribadi menyerahkan sandera Israel Keith Siegel kepada Palang Merah, yang bertentangan dengan klaim Israel sebelumnya bahwa ia telah dibunuh.
Hamas membebaskan tiga tawanan Israel — Yarden Bibas (35), Ofer Calderon (54), dan Keith Siegel (64) — dalam pertukaran tawanan-sandera keempat berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Israel.
Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh surat kabar Israel Hayom dan Channel 12, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan serangan pada tanggal 3 Desember 2023 yang menargetkan Hawajri awalnya diyakini berhasil.
“Setelah serangan itu, badan keamanan Israel Shin Bet dan militer menilai dengan tingkat kepastian yang tinggi bahwa ia telah disingkirkan dan militer mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasinya,” kata Hagari.
Namun, ia menambahkan: “Pemeriksaan lebih lanjut telah mengungkapkan bahwa intelijen yang diandalkan oleh Shin Bet, intelijen militer, dan Komando Selatan tidak benar. Hawajri tidak terbunuh dalam serangan itu.”
Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri
Sebelumnya pada hari itu, laporan media Palestina mengindikasikan bahwa Hawajri adalah orang yang secara pribadi menyerahkan sandera Israel Keith Siegel kepada Palang Merah, yang bertentangan dengan klaim Israel sebelumnya bahwa ia telah dibunuh.
Hamas membebaskan tiga tawanan Israel — Yarden Bibas (35), Ofer Calderon (54), dan Keith Siegel (64) — dalam pertukaran tawanan-sandera keempat berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Israel.
Lihat Juga :