Megaproyek NEOM Pangeran Mohammed bin Salman Akan Rampung dalam Seabad

Minggu, 02 Februari 2025 - 13:57 WIB
loading...
Megaproyek NEOM Pangeran...
Megaproyek NEOM yang digagas Putra Makota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan Rampung dalam seabad. Foto/The Saudi Boom
A A A
RIYADH - Megaproyek NEOM dan kota pintar "The Line" yang kontroversial di Kerajaan Arab Saudi diproyeksikan akan rampung dalam 100 tahun, jauh lebih lama dari yang diumumkan sebelumnya. Megaproyek ini digagas oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Selama perbincangan dengan Wakil CEO NEOM Rayan Fayez di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada 22 Januari, Kepala Pengembangan NEOM Denis Hickey memberikan kerangka waktu satu abad untuk membangun dan mengisi proyek tersebut.

"Anda akan membangun kota yang pada akhirnya harus direncanakan secara matang untuk menampung 9 juta orang, seukuran London, seukuran New York City. Itu permintaan yang besar," kata Hickey.

Baca Juga: Arab Saudi Buka Sindalah, Pulau Mewah NEOM Impian Pangeran Mohammed bin Salman

“Akan memakan waktu 100 tahun atau lebih untuk mengisinya. Namun, kita harus merencanakannya sekarang,” ujarnya, yang dilansir dari The New Arab, Minggu (2/2/2025).

Laporan tahun lalu menunjukkan bahwa The Line telah diperkecil, namun Bloomberg melaporkan bahwa pada tahun 2030 hanya 2,4 km dari panjang 170 km yang dimaksudkan akan dibangun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Berita Terkini
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved