Megaproyek NEOM Pangeran Mohammed bin Salman Akan Rampung dalam Seabad
Minggu, 02 Februari 2025 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Sejalan dengan Visi 2030, Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi telah mendiversifikasi kepemilikannya, berinvestasi dalam teknologi besar, olahraga internasional, dan metro baru Riyadh, di antara proyek-proyek lainnya.
Karen Young, peneliti senior di Middle East Institute, mengatakan kepada The New Arab bahwa meskipun jangka waktu proyek yang diperpanjang lebih realistis, hal itu menciptakan ruang yang sangat besar untuk perubahan fiskal. “Dan peraturan yang tak terelakkan, yang akan kita harapkan dari generasi kepemimpinan dan kekayaan sumber daya di masa depan di negara tersebut,” katanya.
"Memperpanjang jangka waktu menciptakan ruang bagi pemerintah untuk mempertimbangkan prioritas pengeluaran langsung daripada proyek-proyek besar yang lebih ambisius," ujarnya.
Bahkan ketika Arab Saudi berupaya untuk mendiversifikasi ekonomi negaranya, anggaran pemerintahnya masih rentan terhadap guncangan harga minyak, dan anggaran tersebut mengalami periode defisit berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir.
"Hal ini memang menimbulkan beberapa pertanyaan kredibilitas untuk linimasa proyek-proyek besar lainnya, tetapi karena NEOM sebagai suatu entitas mengomunikasikan rencananya sesuai dengan otoritas yang lebih tinggi (terutama PIF), maka semua kemajuan dan keuntungan akan menjadi lebih realistis,” paparnya.
Selain pengawasan ekonomi, muncul laporan tentang kekejaman pemerintah dalam mengejar megaproyek NEOM, di mana media-media internasional melaporkan pembunuhan seorang penduduk desa pada tahun 2020 yang memprotes proyek tersebut setelah dipindahkan untuk memberi ruang bagi proyek tersebut.
Karen Young, peneliti senior di Middle East Institute, mengatakan kepada The New Arab bahwa meskipun jangka waktu proyek yang diperpanjang lebih realistis, hal itu menciptakan ruang yang sangat besar untuk perubahan fiskal. “Dan peraturan yang tak terelakkan, yang akan kita harapkan dari generasi kepemimpinan dan kekayaan sumber daya di masa depan di negara tersebut,” katanya.
"Memperpanjang jangka waktu menciptakan ruang bagi pemerintah untuk mempertimbangkan prioritas pengeluaran langsung daripada proyek-proyek besar yang lebih ambisius," ujarnya.
Bahkan ketika Arab Saudi berupaya untuk mendiversifikasi ekonomi negaranya, anggaran pemerintahnya masih rentan terhadap guncangan harga minyak, dan anggaran tersebut mengalami periode defisit berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir.
"Hal ini memang menimbulkan beberapa pertanyaan kredibilitas untuk linimasa proyek-proyek besar lainnya, tetapi karena NEOM sebagai suatu entitas mengomunikasikan rencananya sesuai dengan otoritas yang lebih tinggi (terutama PIF), maka semua kemajuan dan keuntungan akan menjadi lebih realistis,” paparnya.
Selain pengawasan ekonomi, muncul laporan tentang kekejaman pemerintah dalam mengejar megaproyek NEOM, di mana media-media internasional melaporkan pembunuhan seorang penduduk desa pada tahun 2020 yang memprotes proyek tersebut setelah dipindahkan untuk memberi ruang bagi proyek tersebut.
(mas)
Lihat Juga :