Anggota Parlemen Ukraina Minta Negara-negara Eropa untuk Membunuh Putin

Sabtu, 01 Februari 2025 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas kapan Goncharenko membuat pernyataannya. Saat ini ia mengepalai Komite Migrasi, Pengungsi, dan Orang Terlantar di Majelis Parlemen Dewan Eropa. Baris-baris di belakangnya hampir kosong dengan sangat sedikit delegasi yang tampaknya hadir selama pidatonya, klip yang ia unggah di media sosial menunjukkan.

PACE belum mengomentari pernyataan anggota parlemen Ukraina tersebut. Moskow sejauh ini juga belum memberikan komentar apa pun tentang hal itu. Anggota parlemen tersebut mengklaim dalam unggahan Telegram lanjutan bahwa ia telah menerima “banyak pertanyaan” tentang pidatonya di media sosial, dan menggandakan retorikanya.

Menurut anggota parlemen tersebut, Kiev telah menyampaikan kepada orang Eropa "selama sepuluh tahun" tentang "perjuangan untuk hak asasi manusia, tentang kebebasan, tentang kemerdekaan, tentang aturan dan perjanjian internasional."

Kiev memang menerima dukungan dari Barat, "tetapi bukan dukungan yang kami inginkan," tambahnya. Sekarang, anggota parlemen tersebut mengusulkan perubahan taktik komunikasi yang mencakup penghentian "pidato yang berlebihan" dan fokus pada topik "yang dipahami semua orang."

"Artinya, kematian Putin tidak hanya menguntungkan bagi kita, tetapi juga bermanfaat bagi setiap orang Jerman, Prancis, Hongaria, Polandia, Bulgaria. Semua ini akan memengaruhi dompet mereka. Saya pikir pesan ini lebih jelas dan lebih sederhana," katanya.

Sebagai sekutu mantan presiden Pyotr Poroshenko, Goncharenko telah berulang kali menarik kontroversi dengan pernyataan dan tindakannya. Sebelumnya, ia meminta pemerintah untuk memperoleh senjata nuklir dengan cara apa pun. "Kita harus mengabaikan semua orang dan membuat bom," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved