Pesan Kekuatan dan Kemenangan Hamas Diterima Jelas di Israel
Jum'at, 31 Januari 2025 - 17:15 WIB
loading...
Warga Palestina berkumpul di depan rumah Yahya Sinwar yang hancur saat tawanan Israel akan dibebaskan di Khan Younis, Gaza, pada 30 Januari 2025. Foto/Ashraf Amra/Anadolu
A
A
A
GAZA - Kerumunan besar warga Palestina yang menghadiri pembebasan tawanan menunjukkan “popularitas dan legitimasi” Hamas, menurut Mohamad Elmasry, profesor di Institut Studi Pascasarjana Doha.
“Jelas Hamas mencoba mengirim pesan kekuatan dan keyakinan kepada semua pengamat, tidak hanya warga Palestina di dalam Gaza, tetapi juga negara-negara Arab lainnya, mediator, dan orang-orang yang mungkin memiliki suara di Gaza pascaperang,” ujar dia kepada Al Jazeera.
“Mungkin ada pesan yang halus atau tidak begitu halus untuk pemerintah dan masyarakat Israel,” ungkap Elmasry.
“Itu adalah upaya mempermalukan pemerintah Netanyahu. Kita harus ingat Netanyahu tidak hanya mengatakan dengan sangat yakin bahwa dia akan menghancurkan Hamas sepenuhnya, secara militer dan sebagai badan pemerintahan, tetapi dia mengatakan mereka hampir melakukannya,” papar dia.
Dia menambahkan, “Saya pikir Hamas mencoba mengirim pesan bahwa Anda salah dan itu diterima di dalam Israel.”
Suasana di Gaza setelah pembebasan para tahanan Palestina kemarin merupakan perpaduan antara kegembiraan dan refleksi.
Keluarga-keluarga merayakan kepulangan orang-orang terkasih mereka dalam pertemuan yang emosional.
“Jelas Hamas mencoba mengirim pesan kekuatan dan keyakinan kepada semua pengamat, tidak hanya warga Palestina di dalam Gaza, tetapi juga negara-negara Arab lainnya, mediator, dan orang-orang yang mungkin memiliki suara di Gaza pascaperang,” ujar dia kepada Al Jazeera.
“Mungkin ada pesan yang halus atau tidak begitu halus untuk pemerintah dan masyarakat Israel,” ungkap Elmasry.
“Itu adalah upaya mempermalukan pemerintah Netanyahu. Kita harus ingat Netanyahu tidak hanya mengatakan dengan sangat yakin bahwa dia akan menghancurkan Hamas sepenuhnya, secara militer dan sebagai badan pemerintahan, tetapi dia mengatakan mereka hampir melakukannya,” papar dia.
Dia menambahkan, “Saya pikir Hamas mencoba mengirim pesan bahwa Anda salah dan itu diterima di dalam Israel.”
Suasana di Gaza setelah pembebasan para tahanan Palestina kemarin merupakan perpaduan antara kegembiraan dan refleksi.
Keluarga-keluarga merayakan kepulangan orang-orang terkasih mereka dalam pertemuan yang emosional.
Lihat Juga :