3 Alasan Eropa Belum Mencabut Sanksi terhadap Rusia, Salah Satunya Masih Menginvasi Ukraina

Jum'at, 31 Januari 2025 - 15:01 WIB
loading...
A A A
Blok Eropa merasa bahwa pencabutan sanksi sebelum Rusia mengambil langkah konkret untuk menghentikan agresinya akan mengirimkan pesan yang salah.

Selain Crimea, beberapa wilayah Ukraina lainnya telah dikuasai Rusia sejak perang pecah Februari 2022. Wilayah-wilayah itu adalah Donetsk, Luhansk, Kherson,dan Zaporizhzhia.

Sama seperti kasus Crimea, Moskow menyatakan empat wilayah itu memilih bergabung dengan Rusia melalui referendum.

2. Rusia Dianggap Tak Patuhi Perjanjian Minsk


Sanksi Uni Eropa masih dipertahankan karena Rusia juga tidak sepenuhnya memenuhi komitmennya dalam Perjanjian Minsk, terutama soal menghentikan pertempuran di Ukraina timur.

Sebaliknya, Moskow menilai Kyiv dan sekutu Barat-nya yang melanggar Perjanjian Minsk. Moskow merasa menjadi pihak yang dirugikan dalam perjanjian tersebut.

3. Eropa Inginkan Keamanan dan Stabilitas


Sanksi juga bertujuan untuk menjaga stabilitas kawasan Eropa dan mencegah Rusia memperburuk situasi keamanan lebih jauh.

Dengan ketegangan yang tetap ada, khususnya dengan keterlibatan Rusia dalam konflik-konflik di luar Ukraina, negara-negara Eropa khawatir bahwa pencabutan sanksi dapat memberi sinyal kelemahan dan mendorong Rusia untuk melanjutkan kebijakan luar negeri yang lebih agresif.

Sanksi-sanksi Eropa terhadap Rusia

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved