Akademisi: Pelacakan Kontak Pasien Penting Dalam Upaya Perangi Covid-19

Minggu, 03 Mei 2020 - 05:40 WIB
loading...
A A A
Ketika ditanya bisakah cluster Covid-19 berkembang jika sekolah dibuka kembali, Basu mengatakan, itu tergantung pada bagaimana wabah itu dikendalikan sedari awal.

"Katakanlah, misalnya, jika orang hanya melakukan jarak sosial dan tidak banyak yang lain, dan tiba-tiba mereka memutuskan untuk membuka sekolah dengan cepat, maka risiko wabah baru akan muncul cukup tinggi," ucapnya.

"Di sisi lain, jika sekolah ditutup dan negara melakukan apa yang disebut "penindasan epidemi", di mana mereka akan mencoba untuk sepenuhnya mengurangi epidemi dan benar-benar mengurangi jumlah kasus, sekali lagi, jika Anda membuka sekolah, masih ada risiko, risiko rendah, tetapi risiko infeksi pada anak-anak cukup rendah, sehingga risiko infeksi dan keluar dari tangan sangat rendah," ujarnya.

Secara teori, jelas Basu, pasti selalu ada risiko. Tetapi, menurutnya, seberapa besar risiko itu akan terjadi dalam praktik di lapangan cukup dipertanyakan.

Mengenai apakah kemungkinan ada penolakan dari masyarakat mengenai pelacakan kontak tersebut, Basu mengatakan pasti akan ada penolakan, karena pada dasarnya seorang manusia tidak nyaman untuk terus dipantau.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rakyat Selandia Baru...
Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved