Akademisi: Pelacakan Kontak Pasien Penting Dalam Upaya Perangi Covid-19

Minggu, 03 Mei 2020 - 05:40 WIB
loading...
A A A
"Manusia adalah manusia, mereka akan memiliki cara mereka sendiri untuk menanggapi posisi kebijakan apa pun yang diterapkan, itu bukan hal baru. Jika orang tidak terbiasa menghubungi pelacakan, orang sering merasa sedikit gugup tentang hal itu dan beberapa orang akan mengatakan bahwa privasi mereka dilanggar. Tetapi Anda harus melakukan apa yang harus Anda lakukan," ujarnya.

Dia mengatakan, setiap negara harus memutuskan jalurnya sendiri dan bagaimana mereka ingin melakukan itu, berdasarkan pada struktur populasi mereka sendiri, budaya mereka dan hal-hal lain.

"Tetapi saya pikir Selandia Baru memiliki beberapa hal yang baik untuk memulai. Kami sejak awal mengambil langkah-langkah kesehatan masyarakat yang kuat. Jadi ide sejak awal, kami tahu bahwa tidak ada vaksin, tidak ada obat nyata yang bisa kami andalkan, dan satu-satunya hal yang tersisa adalah kami akan bekerja keras dan pergi lebih awal untuk mulai meremukkan epidemi. secepatnya, jika kita bisa," ungkapnya.

"Ada juga beberapa hal yang membantu. Sebagai contoh, Selandia Baru adalah negara kepulauan, jadi lautan adalah penghalang alami, populasinya rendah, dan semua kasus adalah kasus impor dan orang-orang, pada umumnya, setuju dengan rencana pemerintah; ada kesepakatan politik yang baik dari semua pihak. Banyak hal bekerja dengan baik di Selandia Baru; ada koordinasi dan perencanaan yang baik, dan seterusnya dan seterusnya, jadi itulah alasan mengapa itu berhasil," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rakyat Selandia Baru...
Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Israel Tangkap Mufti...
Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Tak Sekadar Hilangkan...
Tak Sekadar Hilangkan Bau Badan, Deodoran Tawas Dorong Gaya Hidup Sehat
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved