Agama Warga Negara Selandia Baru
loading...
A
A
A
Kota Auckland memiliki populasi Muslim terbesar, dengan beberapa masjid dan pusat komunitas Islam yang aktif.
Buddhisme adalah agama yang dianut oleh sekitar 1,1% penduduk Selandia Baru. Komunitas ini terutama terdiri dari imigran China, Thailand, dan Sri Lanka.
Banyak kuil Buddha telah dibangun di berbagai wilayah, terutama di kota-kota besar seperti Christchurch dan Auckland.
Sikhisme juga memiliki kehadiran yang signifikan di Selandia Baru, terutama di kalangan imigran dari Punjab, India. Gurdwara (tempat ibadah Sikh) dapat ditemukan di beberapa kota besar, dengan komunitas Sikh yang aktif dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya.
Meskipun banyak orang Māori telah beralih ke agama Kristen, ada upaya menghidupkan kembali kepercayaan asli mereka, yang dikenal sebagai Wairuatanga.
Kepercayaan ini mencakup penghormatan terhadap leluhur, roh alam, dan praktik spiritual tradisional.
Salah satu tren paling mencolok dalam beberapa dekade terakhir adalah meningkatnya jumlah orang yang mengidentifikasi diri sebagai tidak beragama.
Dalam sensus terbaru, sekitar 48,2% warga Selandia Baru menyatakan bahwa mereka tidak memiliki afiliasi agama.
Fenomena ini terutama terjadi di kalangan generasi muda dan penduduk perkotaan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan sekularisme di Selandia Baru antara lain:
Pengaruh modernisasi dan globalisasi, yang membuat masyarakat lebih terbuka terhadap pandangan sekuler.
3. Buddha
Buddhisme adalah agama yang dianut oleh sekitar 1,1% penduduk Selandia Baru. Komunitas ini terutama terdiri dari imigran China, Thailand, dan Sri Lanka.
Banyak kuil Buddha telah dibangun di berbagai wilayah, terutama di kota-kota besar seperti Christchurch dan Auckland.
4. Sikhisme
Sikhisme juga memiliki kehadiran yang signifikan di Selandia Baru, terutama di kalangan imigran dari Punjab, India. Gurdwara (tempat ibadah Sikh) dapat ditemukan di beberapa kota besar, dengan komunitas Sikh yang aktif dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya.
5. Kepercayaan Asli Māori
Meskipun banyak orang Māori telah beralih ke agama Kristen, ada upaya menghidupkan kembali kepercayaan asli mereka, yang dikenal sebagai Wairuatanga.
Kepercayaan ini mencakup penghormatan terhadap leluhur, roh alam, dan praktik spiritual tradisional.
Meningkatnya Jumlah Non-Religius
Salah satu tren paling mencolok dalam beberapa dekade terakhir adalah meningkatnya jumlah orang yang mengidentifikasi diri sebagai tidak beragama.
Dalam sensus terbaru, sekitar 48,2% warga Selandia Baru menyatakan bahwa mereka tidak memiliki afiliasi agama.
Fenomena ini terutama terjadi di kalangan generasi muda dan penduduk perkotaan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan sekularisme di Selandia Baru antara lain:
Pengaruh modernisasi dan globalisasi, yang membuat masyarakat lebih terbuka terhadap pandangan sekuler.
Lihat Juga :