Warga Israel Ejek Rencana Trump Bersihkan Warga Palestina dari Gaza

Selasa, 28 Januari 2025 - 14:37 WIB
loading...
Warga Israel Ejek Rencana...
Satu juta warga Palestina kembali ke utara saat Jalan Al-Rashid dibuka kembali untuk pejalan kaki. Foto/QNN
A A A
TEL AVIV - Beberapa warga Israel terkemuka, termasuk jurnalis dan komentator kawakan, telah mengejek usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk "membersihkan" Gaza dan memindahkan paksa warga Palestina ke Yordania dan Mesir.

Pada hari Sabtu, kurang dari sepekan setelah gencatan senjata terjadi di Gaza, yang mengakhiri perang selama 15 bulan, Trump menggambarkan daerah kantong Palestina itu sebagai "lokasi pembongkaran" dan mengatakan akan lebih baik jika "kita membersihkan semuanya".

"Saya ingin Mesir menerima orang," ujar Trump. "Anda berbicara tentang sekitar satu setengah juta orang, dan kita membersihkan semuanya dan berkata: 'Anda tahu, ini sudah berakhir'."

Trump mengatakan dia berterima kasih kepada Yordania karena telah berhasil menerima pengungsi Palestina.

Trump mengatakan kepada raja, "Saya ingin Anda menerima lebih banyak lagi, karena saya melihat seluruh Jalur Gaza sekarang, dan itu kacau balau. Benar-benar kacau balau."

Dia menambahkan pemindahan itu "bisa bersifat sementara" atau "bisa bersifat jangka panjang".

Ada kecaman langsung dari Palestina, yang bersama dengan Yordania dan Mesir, menolak gagasan itu karena khawatir Israel tidak akan pernah mengizinkan warga Palestina kembali ke Gaza jika mereka dipaksa pergi.

Haaretz, surat kabar resmi Israel, mengeluarkan serangan pedas terhadap usulan kebijakan Trump pada hari Senin (27/1/2025), dengan dewan redaksi menyatakan Gaza adalah "rumah" bagi lebih dari dua juta warga Palestina sambil mengejek usulan agar mereka dikirim ke negara-negara Arab lain bersama Indonesia.

"Pada tingkat ini Trump kemungkinan akan mengusulkan agar warga Gaza diluncurkan 'secara sukarela' ke luar angkasa dan menetap di Mars, sesuai dengan semangat janjinya dalam pidato pelantikannya: 'Dan kami akan mengejar takdir nyata kami ke bintang-bintang, meluncurkan astronot Amerika untuk menanam Bintang dan Garis di planet Mars'," tulis dewan redaksi.

"Mengapa tidak bendera Palestina juga? Mungkin saja mitranya Elon Musk sudah mengerjakannya," papar media rezim apartheid Zionis itu.

Chaim Levinson, kolumnis di Haaretz, menulis, "Saya minta maaf, tetapi saya harus mengecewakan Anda. Setelah memeriksa dengan sejumlah pejabat, baik di Israel maupun di negara-negara terkait, bersama dengan para diplomat yang terlibat dalam negosiasi, tampaknya ini adalah visi dari seorang taipan real estat yang berpengalaman, dan tidak ada rencana tindakan konkret seperti itu.”

"Orang-orang yang tinggal di Jalur Gaza dianggap sebagai penderita kusta di antara teman-teman mereka dari negara-negara Islam lainnya. Semua orang membicarakan tentang penderitaan mereka, dari emir Qatar hingga presiden Mesir, yang bersedia mengirimi mereka uang, tetapi menerima orang? Ada batasnya, dan mereka akan dengan tegas mematuhinya," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Provokatif! Pemain Timnas...
Provokatif! Pemain Timnas Argentina Angkat Spanduk 'Perang Malvinas' usai Kalahkan Inggris
Rekomendasi
Agent Kim Reactivated...
Agent Kim Reactivated Rajai Netflix Global, Jadi Drama Korea Terpopuler di 22 Negara
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Berita Terkini
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved