200.000 Warga Gaza Kembali ke Rumah, Hamas: Ini Kemenangan!

Selasa, 28 Januari 2025 - 03:30 WIB
loading...
200.000 Warga Gaza Kembali...
Lebih dari 200.000 warga Gaza kembali ke rumah mereka. Foto/X/@GazaMartyrs
A A A
GAZA - Lebih dari 200.000 orang yang mengungsi kembali ke Gaza utara dengan berjalan kaki dalam dua jam setelah penyeberangan dibuka. Itu diungkapkan seorang pejabat keamanan Gaza yang berbicara kepada kantor berita AFP.

Pos pemeriksaan untuk mobil dibuka pada pukul 09:00 waktu setempat, dua jam setelah penyeberangan pejalan kaki dibuka kembali.

Pemerintah Gaza telah mempekerjakan "lebih dari 5.500" orang untuk "memfasilitasi kembalinya orang-orang yang mengungsi" ke Kota Gaza dan wilayah utara.

Perkiraan pemerintah menunjukkan orang-orang di Kota Gaza dan wilayah utara membutuhkan 135.000 tenda dan karavan saat mereka kembali ke rumah-rumah yang hancur.

Ratusan ribu warga Palestina kembali ke Gaza utara sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Pada Senin pagi, warga Palestina yang mengungsi – berkerumun bersama, memegang barang-barang mereka dalam karung dan kantong plastik – mulai berjalan kaki ke utara melalui apa yang disebut Koridor Netzarim yang membelah jalur tersebut.

Militer Israel sebelumnya pada hari Senin mengatakan mereka akan mengizinkan warga Palestina menyeberang melalui Jalan al-Rashid di pesisir dengan berjalan kaki mulai pukul 7 pagi (05:00 GMT) dan Jalan Salah al-Din di pusat kota dengan kendaraan mulai pukul 9 pagi (07:00 GMT).

“Saya akan mulai membangun kembali rumah saya – bata demi bata, dinding demi dinding,” kata seorang warga Palestina yang terusir paksa kepada Al Jazeera.

“Kami akan mulai dengan menyingkirkan puing-puing dan membangunnya kembali dari awal.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved