Mengapa Mesir dan Yordania Menolak Usulan Trump untuk Menampung Pengungsi Gaza?

Senin, 27 Januari 2025 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Ultranasionalis Israel telah lama mengusulkan agar Yordania dianggap sebagai negara Palestina sehingga Israel dapat mempertahankan Tepi Barat, yang mereka pandang sebagai jantung tanah air orang-orang Yahudi menurut Alkitab. Kerajaan Yordania dengan keras menolak skenario itu.

6. Trump Tak Bisa Memaksa Yordania dan Mesir

Itu tergantung pada seberapa serius Trump tentang gagasan itu dan seberapa jauh ia siap melangkah.

Tarif AS — salah satu alat ekonomi favorit Trump — atau sanksi langsung dapat menghancurkan Yordania dan Mesir. Kedua negara menerima miliaran dolar bantuan Amerika setiap tahun, dan Mesir sudah terperosok dalam krisis ekonomi.

Namun, membiarkan masuknya pengungsi juga dapat mengganggu stabilitas. Mesir mengatakan saat ini menampung sekitar 9 juta migran, termasuk pengungsi dari perang saudara Sudan. Yordania, dengan populasi kurang dari 12 juta, menampung lebih dari 700.000 pengungsi, terutama dari Suriah.

Tekanan AS juga berisiko mengasingkan sekutu utama di kawasan yang selama ini memiliki hubungan baik dengan Trump — tidak hanya el-Sissi dan Raja Yordania Abdullah II, tetapi juga para pemimpin Arab Saudi, Qatar, dan Turki, yang semuanya mendukung perjuangan Palestina.

Hal itu berpotensi mempersulit upaya untuk menengahi perjanjian bersejarah antara Arab Saudi dan Israel guna menormalisasi hubungan, sesuatu yang Trump coba lakukan pada masa jabatan sebelumnya dan berharap dapat diselesaikan pada masa jabatannya saat ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved