3 Cara Hamas Memperlakukan Tawanan Warga Israel, Beda Jauh dengan Zionis
Kamis, 23 Januari 2025 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Pada video yang beredar di media sosial, ketiga sandera ditampilkan sedang dimasukkan ke dalam mobil, lalu diberikan sebuah tas kertas dengan lambang Hamas di atasnya.
Namun, oleh-oleh itu disebut membuat Israel geram karena isinya dianggap sebagai “permainan sinis”.
Pada beberapa klaimnya, Hamas sering menyatakan bahwa mereka memperlakukan sandera dengan baik sesuai Islam yang mengajarkan melindungi tawanan perang, memberi mereka makanan, minuman, serta tempat berlindung.
Perlakuan tersebut dibenarkan salah satu mantan tawanan Hamas bernama Yocheved Lifshitz. Melansir Middle East Monitor, Lifshitz yang dibebaskan akhir Oktober 2024 itu mengatakan kepada wartawan bahwa para pejuang Hamas merawatnya dan tawanan lainnya dengan baik.
Dia melanjutkan Hamas memastikan untuk menyediakan semua keperluan yang dibutuhkan tawanan, termasuk obat-obatan, makanan, dan bahkan kebersihan.
Selama ini, Hamas menjadikan tawanan sebagai salah satu bentuk negosiasi dengan Israel. Serdadu di sana tidak lantas membunuh orang Israel yang ditangkap karena meyakini mereka bukan musuh aslinya seperti tentara atau intelijen Tel Aviv.
Namun, oleh-oleh itu disebut membuat Israel geram karena isinya dianggap sebagai “permainan sinis”.
2. Menyediakan Kebutuhan dengan Layak
Pada beberapa klaimnya, Hamas sering menyatakan bahwa mereka memperlakukan sandera dengan baik sesuai Islam yang mengajarkan melindungi tawanan perang, memberi mereka makanan, minuman, serta tempat berlindung.
Perlakuan tersebut dibenarkan salah satu mantan tawanan Hamas bernama Yocheved Lifshitz. Melansir Middle East Monitor, Lifshitz yang dibebaskan akhir Oktober 2024 itu mengatakan kepada wartawan bahwa para pejuang Hamas merawatnya dan tawanan lainnya dengan baik.
Dia melanjutkan Hamas memastikan untuk menyediakan semua keperluan yang dibutuhkan tawanan, termasuk obat-obatan, makanan, dan bahkan kebersihan.
3. Memberi Kenyamanan bagi Tawanan
Selama ini, Hamas menjadikan tawanan sebagai salah satu bentuk negosiasi dengan Israel. Serdadu di sana tidak lantas membunuh orang Israel yang ditangkap karena meyakini mereka bukan musuh aslinya seperti tentara atau intelijen Tel Aviv.
Lihat Juga :