Profil Tataloo, Penyanyi yang Dihukum Mati Pemerintah Iran karena Menghina Nabi Muhammad SAW

Rabu, 22 Januari 2025 - 15:12 WIB
loading...
A A A
"Dia baru-baru ini memenuhi syarat untuk keringanan hukuman berdasarkan ketentuan hukum. Ketentuan keringanan hukuman, atau penangguhan hukuman hukum, adalah tindakan yang diuraikan dalam hukum pidana untuk membantu narapidana sesuai dengan pendekatan keadilan restoratif," situs web berita tersebut mengutip pernyataan pengadilan.

Profil Tataloo, Penyanyi yang Dihukum Mati Pemerintah Iran karena Menghina Nabi Muhammad SAW

1. Awalnya Mendukung Pemerintah Iran

Melansir Time of India, dikenal karena memadukan rap, pop, dan R&B, Tataloo sebelumnya didekati oleh politisi konservatif sebagai cara untuk menjangkau warga Iran muda yang berpikiran liberal.

Pada tahun 2015, Tataloo menerbitkan sebuah lagu untuk mendukung program nuklir Iran yang kemudian terbongkar pada tahun 2018 selama masa jabatan presiden AS pertama Donald Trump.

Ia menjadi berita utama pada tahun 2017 karena pertemuannya yang disiarkan di televisi dengan mantan presiden Iran Ebrahim Raisi, yang meninggal dalam kecelakaan helikopter tahun lalu.

2. Memiliki Banyak Skandal Hukum

Pada hari Minggu, pengadilan Iran telah menjatuhkan hukuman penjara kepada penyanyi dan artis rap populer Tataloo, karena menyebarkan "konten cabul."

Ia dilaporkan meminta maaf atas salah satu lagunya yang kontroversial, dengan mengatakan, "Saya bukan pemilik situs taruhan tersebut. Pemilik situs taruhan tersebut diketahui. Saya hanya mempromosikannya. Saat itu, pemberitahuan Interpol telah dikeluarkan untuk saya, dan saya ditangkap. Setelah penangkapan saya di Turki, saya dibebaskan dengan bantuan operator utama situs taruhan dan perjudian tersebut, yang bahkan membelikan saya sebuah vila."

"Selama kerusuhan tahun 2021, seorang aktor wanita, yang saat ini tinggal di Turki, mendorong saya untuk membuat sebuah lagu. Namun, saya kemudian menyadari kesalahan saya dan menghapus lagu tersebut. Saya minta maaf atas semua kesalahan saya," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved