Spionase Global China: dari Pangeran Andrew hingga Parlemen Eropa
Rabu, 22 Januari 2025 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
“Bukti yang diajukan di persidangan mengungkapkan bahwa Ji bekerja atas arahan perwira intelijen tingkat tinggi di Kementerian Keamanan Negara Provinsi Jiangsu, sebuah departemen provinsi di bawah Kementerian Keamanan Negara Republik Rakyat China,” kata departemen tersebut.
Seorang warga negara Jerman asal China, Jian Guo, diketahui telah mengirimkan informasi sensitif dan rahasia tentang negosiasi dan keputusan Parlemen Eropa ke badan intelijen China.
Baca Juga: Sejumlah Negara Khawatirkan Praktik Spionase di Balik Program Inovasi China
"Jika benar ada yang memata-matai untuk China di Parlemen Eropa, ini merupakan serangan dari dalam terhadap demokrasi Eropa," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser.
Secara khusus, Jian Guo bekerja untuk anggota Parlemen dan kandidat pemilihan umum Eropa Maximilian Krah dari Alternative for Germany (AfD). Jaksa penuntut mengatakan dia memata-matai para pembangkang China di Jerman.
Potensi ancaman dari China mendorong Jerman untuk menyusun strategi keamanan nasional, yang berupaya menahan berbagai kegiatan yang menentang negara tersebut.
“Kami mengambil tindakan tegas untuk melawan semua kegiatan spionase dan sabotase analog dan digital oleh badan intelijen China dan kelompok yang dikendalikan negara,” demikian bunyi dari strategi keamanan nasional terbaru Jerman.
Baru-baru ini, seorang perempuan China bernama Yaqi X diketahui mengirimkan informasi sensitif dan rahasia ke badan keamanan China. Informasi tersebut mengenai pengangkutan peralatan militer dan perusahaan senjata di Jerman serta data penerbangan, kargo, dan penumpang.
Spionase dan Sabotase
Seorang warga negara Jerman asal China, Jian Guo, diketahui telah mengirimkan informasi sensitif dan rahasia tentang negosiasi dan keputusan Parlemen Eropa ke badan intelijen China.
Baca Juga: Sejumlah Negara Khawatirkan Praktik Spionase di Balik Program Inovasi China
"Jika benar ada yang memata-matai untuk China di Parlemen Eropa, ini merupakan serangan dari dalam terhadap demokrasi Eropa," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser.
Secara khusus, Jian Guo bekerja untuk anggota Parlemen dan kandidat pemilihan umum Eropa Maximilian Krah dari Alternative for Germany (AfD). Jaksa penuntut mengatakan dia memata-matai para pembangkang China di Jerman.
Potensi ancaman dari China mendorong Jerman untuk menyusun strategi keamanan nasional, yang berupaya menahan berbagai kegiatan yang menentang negara tersebut.
“Kami mengambil tindakan tegas untuk melawan semua kegiatan spionase dan sabotase analog dan digital oleh badan intelijen China dan kelompok yang dikendalikan negara,” demikian bunyi dari strategi keamanan nasional terbaru Jerman.
Baru-baru ini, seorang perempuan China bernama Yaqi X diketahui mengirimkan informasi sensitif dan rahasia ke badan keamanan China. Informasi tersebut mengenai pengangkutan peralatan militer dan perusahaan senjata di Jerman serta data penerbangan, kargo, dan penumpang.
Lihat Juga :