Jenderal Iran: Gencatan Senjata Gaza Tanda Kekalahan Bersejarah bagi Israel

Senin, 20 Januari 2025 - 08:34 WIB
loading...
Jenderal Iran: Gencatan...
Komandan Pasukan Quds IRGC Iran Brigadir Jenderal Esmaeil Qaani sebut gencatan senjata di Gaza menjadi tanda kekalahan bersejarah bagi Israel. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigadir Jenderal Esmaeil Qaani, menggambarkan gencatan senjata di Gaza antara Hamas dan Israel sebagai pukulan telak bagi rezim Zionis.

Berbicara pada hari Minggu, Qaani menyatakan, "Gencatan senjata menandai kekalahan terbesar dalam sejarah Israel."

Penilaian jenderal Iran mengacu pada kegagalan rezim Zionis Israel untuk mencapai tujuan perangnya meskipun sudah melakukan agresi berkepanjangan di Gaza.

Baca Juga: Hamas: Israel Gagal Mencapai Tujuan Perang di Gaza

"Para penjagal yang haus darah dan membunuh anak-anak dari rezim Zionis, setelah 15 bulan melakukan kejahatan tanpa henti terhadap orang-orang tertindas di Palestina, Lebanon, dan kawasan itu, dipermalukan dengan menerima gencatan senjata hari ini," kata Qaani, yang dilansir Tehran Times, Senin (20/1/2025).

Sang jenderal menekankan bahwa ketentuan perjanjian gencatan senjata tersebut mencerminkan proposal yang sebelumnya ditolak oleh Israel, yang menggarisbawahi ketidakmampuan rezim tersebut untuk memperoleh keuntungan apa pun selama konflik.

Israel memulai perang brutalnya di Gaza pada 7 Oktober 2023, menyusul operasi besar oleh kelompok perlawanan Palestina yang dipimpin Hamas, yang dilakukan sebagai balasan atas meningkatnya kekerasan Israel terhadap warga Palestina.

Namun, meskipun menyebabkan kematian hampir 47.000 warga Palestina, terutama wanita dan anak-anak, Israel gagal mengamankan tujuan perang yang dideklarasikannya, termasuk pembebasan sandera dan pemusnahan Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved