Netanyahu Jelang Gencatan Senjata Gaza: Israel Berhak Lanjutkan Perang dengan Dukungan AS
Minggu, 19 Januari 2025 - 06:44 WIB
loading...
Beberapa jam sebelum gencatan senjata Gaza dimulai, PM Israel Benjamin Netanyahu meyatakan pasukannya berhak melanjutkan perang dengan dukungan AS. Foto/GPO
A
A
A
TEL AVIV - Gencatan senjata di Gaza antara Israel dan Hamas akan dimulai Minggu (19/1/2025), pukul 08.30 waktu setempat atau 13.30 WIB. Beberapa jam sebelum gencatan senjata dimulai, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pasukannya berhak melanjutkan perang dengan dukungan Amerika Serikat (AS).
"Kami tidak akan dapat melanjutkan kerangka kerja tersebut hingga kami menerima daftar sandera yang akan dibebaskan, sebagaimana telah disepakati. Israel tidak akan menoleransi pelanggaran perjanjian tersebut. Hamas sepenuhnya bertanggung jawab," kata Netanyahu dalam sebuah posting di X dalam bahasa Ibrani.
Dalam pidato yang disiarkan di televisi, Netanyahu mengatakan Israel memiliki hak untuk melanjutkan perang dengan dukungan AS. Dia mengatakan akan memastikan semua sandera dibawa kembali ke Israel.
Baca Juga: Gencatan Senjata Gaza Akan Dimulai pada Minggu Jam 08:30
"Kami memiliki hak untuk melanjutkan perang jika perlu, dengan dukungan Amerika," kata Netanyahu, menambahkan bahwa Israel telah mengubah wajah Timur Tengah sejak perang dimulai.
Dari 251 orang yang disandera, 94 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang menurut militer Israel telah tewas.
"Kami tidak akan dapat melanjutkan kerangka kerja tersebut hingga kami menerima daftar sandera yang akan dibebaskan, sebagaimana telah disepakati. Israel tidak akan menoleransi pelanggaran perjanjian tersebut. Hamas sepenuhnya bertanggung jawab," kata Netanyahu dalam sebuah posting di X dalam bahasa Ibrani.
Dalam pidato yang disiarkan di televisi, Netanyahu mengatakan Israel memiliki hak untuk melanjutkan perang dengan dukungan AS. Dia mengatakan akan memastikan semua sandera dibawa kembali ke Israel.
Baca Juga: Gencatan Senjata Gaza Akan Dimulai pada Minggu Jam 08:30
"Kami memiliki hak untuk melanjutkan perang jika perlu, dengan dukungan Amerika," kata Netanyahu, menambahkan bahwa Israel telah mengubah wajah Timur Tengah sejak perang dimulai.
Dari 251 orang yang disandera, 94 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang menurut militer Israel telah tewas.
Lihat Juga :