Netanyahu Jelang Gencatan Senjata Gaza: Israel Berhak Lanjutkan Perang dengan Dukungan AS

Minggu, 19 Januari 2025 - 06:44 WIB
loading...
A A A
Gencatan senjata dijadwalkan akan dimulai pada Minggu pagi, kata mediator Qatar setelah kabinet Israel memberikan suara untuk menyetujui gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera Israel-tahanan Palestina.

Sejak Qatar dan AS, yang menjadi penengah kesepakatan bersama Mesir, mengumumkan kesepakatan tersebut pada hari Rabu, serangan Israel terhadap Gaza terus berlanjut.

Pada hari Sabtu, badan penyelamat pertahanan sipil Gaza mengatakan sedikitnya lima anggota keluarga tewas ketika sebuah serangan menghantam tenda mereka di Khan Younis, di Gaza selatan, menurut laporan kantor berita AFP.

Ledakan terdengar di atas Yerusalem setelah sirene serangan udara berbunyi dan militer Israel mengatakan sebuah proyektil telah diluncurkan dari Yaman, yang mana kelompok Houthi yang didukung Iran mengatakan mereka mendukung Palestina.

Dalam lebih dari 15 bulan perang antara Hamas dan Israel, hanya ada satu gencatan senjata sebelumnya, selama satu minggu, pada bulan November 2023. Kesepakatan itu menghasilkan pembebasan sandera yang ditahan oleh milisi Gaza dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina.

Kementerian kehakiman Israel sebelumnya mengatakan 737 tahanan dan narapidana Palestina akan dibebaskan sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan gencatan senjata—tidak ada yang dibebaskan sebelum pukul 16.00 sore (14.00 GMT) pada hari Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved