Pejuang Hizbullah akan Dibebaskan pada Tahap Kedua Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Januari 2025 - 08:45 WIB
loading...
Pejuang Hizbullah akan...
Warga Lebanon selatan merayakan kepulangan mereka ke kota dan desa mereka setelah perang antara kelompok perlawanan Lebanon dan Israel. Foto/PressTV
A A A
GAZA - Seorang pemimpin senior Hamas mengungkapkan kepada Al-Mayadeen bahwa pembebasan tahanan yang ditahan Israel akan dilakukan secara bertahap, sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata.

Menurut sumber tersebut, pembebasan semua tahanan yang ditahan setelah 7 Oktober, termasuk pejuang Hizbullah, akan ditunda hingga tahap kedua.

Sumber tersebut mengonfirmasi tahap pertama perjanjian gencatan senjata akan melibatkan pembebasan tahanan yang dipenjara sebelum eskalasi 7 Oktober, yang dikenal sebagai "Banjir Al-Aqsa."

Selain itu, tahap pertama akan mencakup pembebasan wanita, anak-anak, dan warga sipil yang ditahan selama konflik baru-baru ini.

Tokoh senior Hamas tersebut juga mencatat pembebasan tahanan akan menjadi bagian dari persiapan yang lebih luas yang dilakukan di Kairo untuk melaksanakan perjanjian gencatan senjata.

Upaya ini dikoordinasikan oleh perwakilan Mesir, Qatar, Amerika Serikat (AS), Israel, dan Hamas, dengan fokus pada pertukaran tahanan, bantuan kemanusiaan, dan pemantauan potensi pelanggaran gencatan senjata.

Sumber tersebut juga menyoroti pada tahap pertama, 30 wanita dan anak-anak Palestina akan dibebaskan sebagai ganti setiap tahanan wanita dan anak yang ditahan Hamas.

Selain itu, 30 tahanan Palestina yang lanjut usia dan sakit akan dibebaskan sebagai ganti setiap tahanan Israel yang lanjut usia dan sakit (berusia 50 tahun ke atas).

Perlu dicatat bahwa selama agresinya terhadap Lebanon, Israel merilis video yang diklaimnya menunjukkan penangkapan para pejuang Hizbullah. Namun, gerakan perlawanan Lebanon belum mengonfirmasi atau membantah laporan ini.

Lebih jauh, sumber perlawanan Palestina sebelumnya telah mengungkapkan kepada Al-Mayadeen bahwa persiapan di Kairo sedang dilakukan untuk memulai pelaksanaan perjanjian gencatan senjata, dengan fokus pada pertukaran tahanan, upaya bantuan, dan pemantauan lapangan terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata.

Perkembangan ini diharapkan akan terus berlanjut di bawah pengawasan ketat dari pihak-pihak internasional yang terlibat, memastikan komitmen terhadap ketentuan gencatan senjata dan kesejahteraan semua tahanan yang terlibat.

Baca juga: Hamas Siap Bebaskan Tawanan Pertama Berdasar Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved