Penyeberangan Rafah akan Dibuka dalam 14 Hari Setelah Pertukaran Tentara

Sabtu, 18 Januari 2025 - 08:01 WIB
loading...
Penyeberangan Rafah...
Tentara Israel membakar aula keberangkatan di sisi Palestina di perbatasan Rafah sebelum menghancurkan seluruh bangunan. Foto/Younis Tirawi/Twitter
A A A
RAFAH - Sumber dari perlawanan Palestina mengungkapkan kepada jaringan berita Al-Mayadeen bahwa persiapan intensif sedang berlangsung di Kairo untuk melaksanakan perjanjian gencatan senjata.

Persiapan ini meliputi pertukaran tahanan, pengiriman bantuan kemanusiaan, dan pemantauan setiap pelanggaran gencatan senjata, dengan melibatkan perwakilan Mesir, Qatar, Amerika Serikat (AS), Israel, dan Hamas.

Sumber tersebut menekankan penyeberangan Rafah sedang direhabilitasi dan akan dibuka 14 hari setelah pertukaran tentara Israel selesai.

Pengaturan ini dikoordinasikan oleh otoritas Mesir dan faksi-faksi Palestina.

Menurut sumber tersebut, prioritas akan diberikan kepada pembebasan orang-orang yang terluka, sakit, dan kasus-kasus kemanusiaan yang mendesak, dengan bantuan yang dikirimkan berkoordinasi dengan Mesir.

Selain itu, pasukan Israel akan mundur sejauh satu kilometer dari penyeberangan Rafah hingga penarikan penuh dari Rute Philadelphia selesai.

Sumber tersebut selanjutnya menjelaskan pada tahap pertama pertukaran tersebut, 30 tahanan Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, akan dibebaskan sebagai ganti setiap tentara wanita Israel yang ditangkap Hamas.

30 tahanan Palestina lainnya, termasuk yang lanjut usia dan yang sakit, akan dibebaskan sebagai ganti setiap tahanan Israel yang lanjut usia (di atas 50 tahun) atau sakit.

Sebagai ganti setiap tentara wanita Israel, 30 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup akan dibebaskan, bersama dengan 20 tahanan dengan hukuman panjang yang tersisa di bawah 15 tahun.

Baca juga: Hamas Siap Bebaskan Tawanan Pertama Berdasar Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump akan Pecat Tentara Transgender
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved