Licik, Netanyahu akan Lanjutkan Perang Gaza setelah Tahap Pertama Gencatan Senjata

Jum'at, 17 Januari 2025 - 20:07 WIB
loading...
Licik, Netanyahu akan...
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/tasnim
A A A
TEL AVIV - Janji Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu kepada mitra koalisinya untuk melanjutkan perang di Gaza setelah melaksanakan tahap pertama kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, akan melanggar ketentuan kesepakatan.

Radio Kan Israel mengutip pejabat Israel yang terlibat dalam pembicaraan gencatan senjata yang mengatakan, "Setiap janji Netanyahu kepada mitra politiknya untuk kembali berperang setelah tahap pertama merupakan pelanggaran perjanjian yang juga cenderung menggagalkan tahap pertama."

Menteri Keuangan Israel dan pemimpin Partai Zionisme Religius sayap kanan, Bezalel Smotrich sebelumnya bertemu dengan Netanyahu dan menuntut agar pemboman Gaza dilanjutkan setelah tahap pertama kesepakatan sebagai syarat untuk menerimanya.

Namun laporan media mengindikasikan pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.

Kemudian, blok Knesset Zionisme Religius mengeluarkan pernyataan yang menyatakan "penentangan keras" terhadap kesepakatan tersebut.

Mereka menambahkan partai tersebut akan keluar dari koalisi berkuasa jika tuntutan Smotrich tidak dipenuhi.

Kesepakatan tersebut menetapkan jika kedua belah pihak mencapai kesepahaman pada tahap kedua, hal ini akan mengarah pada gencatan senjata permanen dan pembebasan tahanan Palestina dan Israel yang tersisa.

Pejabat Israel mencatat, “Janji Netanyahu kepada Smotrich pada dasarnya merupakan pengakuan Israel akan melanggar perjanjian tersebut sebelum berlaku."

Anggota Knesset Zvi Sukkot dari Partai Zionisme Religius mengatakan kepada Kan bahwa partainya kemungkinan besar akan menarik diri dari pemerintahan.

"Sejauh yang kami ketahui, tahap selanjutnya dari kesepakatan tersebut tidak akan dilaksanakan, dan kami di sini untuk mengubah DNA negara Israel, bukan demi posisi. Situasi saat ini mengarah pada penarikan diri dari pemerintahan," tegas dia.

Awal pekan ini, Ketua Partai Otzma Yehudit dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir meminta Smotrich bergabung dengannya dalam memblokir kesepakatan tersebut dengan mengancam akan menarik diri dari pemerintahan koalisi.

Ben-Gvir mengecam kesepakatan tersebut sebagai "penyerahan diri" kepada Hamas.

Baca juga: Siapa yang Kalah dalam Perang Gaza, Hamas atau Netanyahu?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Houthi Sepakat Melakukan Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved