3 Hal Aneh dalam Kebakaran Los Angeles, Salah Satunya dari Omongan Trump

Jum'at, 17 Januari 2025 - 17:01 WIB
loading...
A A A
Salah satu contoh perusahaannya adalah State Farm yang disebutkan sudah membatalkan 1.600 polis asuransi di Palisades pada Juli 2024, dan lebih dari 2.000 lagi di wilayah Los Angeles (LA) lainnya.

Situasi yang sama juga dialami perusahaan asuransi besar lainnya di wilayah tersebut. Menurut data dari Departemen Asuransi California, antara tahun 2020 dan 2022, perusahaan asuransi menolak memperbarui 2,8 juta polis asuransi pemilik rumah di negara bagian tersebut dengan lebih dari setengah juta polis asuransi berada di Los Angeles County.

Hal tersebut memperkuat teori disengajanya kebakaran Los Angeles baru-baru ini. Demi menghindari tuntutan klaim asuransi yang besar karena kebakaran, mereka memilih membatalkan perlindungannya secara bertahap, tepat sebelum bencana terjadi.

2. Pasokan Air Macet selama Kebakaran


Di tengah berkobarnya api di Los Angeles, petugas di sana berjuang memadamkannya sekuat tenaga. Namun, usaha mereka disulitkan karena beberapa faktor, termasuk pasokan air yang rendah.

Mengutip Al Jazeera, upaya penyelamatan di Palisades terhambat oleh rendahnya tekanan pasokan air di daerah tinggi.

Dilaporkan, sebelumnya Los Angeles menerima pasokan air dari total 114 tangki yang semuanya telah terisi penuh sebelum kebakaran.

Namun, Janisse Quinones selaku kepala eksekutif Departemen Air dan Listrik Los Angeles mengatakan tangki air di Palisades telah habis sebelum semua api padam.

Nah, cadangan air yang terletak di dataran rendah membuat mereka sulit mengisi ulang tangki. Sementara untuk masalah hidran kebakaran, statusnya tidak cukup mumpuni untuk memadamkan api di ratusan rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved