Viral Video Taylor Swift Sebut Kebakaran Los Angeles Balasan Tuhan untuk Gaza, Ini Cek Faktanya

Kamis, 16 Januari 2025 - 12:37 WIB
loading...
Viral Video Taylor Swift...
Video menunjukkan Taylor Swift seolah-olah menyebut kebakaran Los Angeles merupakan balasan Tuhan atas dukungan AS terhadap pengeboman Israel di Gaza. Video ini merupakan rekayasa AI. Foto/Newschecker
A A A
LOS ANGELES - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan penyanyi Taylor Swift seolah-olah menyatakan bahwa kebakaran Los Angeles adalah balasan Tuhan atas dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap pengeboman Israel di Gaza.

Dalam klip berdurasi satu menit tersebut, Swift terlihat seolah-olah membandingkan kebakaran hutan Los Angeles (LA) dengan kehancuran di Gaza.

"Selama lebih dari satu setengah tahun, Gaza telah mengalami pengeboman tanpa henti oleh rudal yang dibiayai melalui pajak yang dibayarkan oleh warga negara Amerika. Serangan brutal ini telah menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi penduduk Gaza dan membuat infrastrukturnya hancur sementara dunia sebagian besar tetap diam. Namun, hanya dalam dua hari, pembalasan ilahi melanda Amerika Serikat saat bencana alam melanda wilayah yang lebih luas dari Gaza itu sendiri," bunyi suara dalam video yang seolah-olah diucapkan Swift.

Baca Juga: Media Iran soal Kebakaran Los Angeles: Murka Tuhan atas Gaza hingga Nerakanya AS

BOOM, situs cek fakta, telah menganalisis video tersebut, yang ternyata merupakan deepfake dan dibuat menggunakan artificial intelligence (AI).

Video aslinya diambil dari penampilan Swift di Tonight Show pada November 2021 atau dibuat sebelum kebakaran di LA dan serangan udara Israel di Gaza.

Mengutip analisis BOOM, Kamis (16/1/2025), video Swift yang membandingkan kebakaran Los Angeles dengan pengeboman Gaza adalah palsu dan Swift tidak pernah berkomentar tentang kedua peristiwa tersebut.

Ketidakkonsistenan audio yang terlihat dalam video dan khususnya dalam nada dan cara bicara Swift mengungkapkan keterlibatan teknologi kloning suara, metode yang paling umum untuk membuat deepfake.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jelang Pernikahan Taylor...
Jelang Pernikahan Taylor Swift, Sejumlah Selebriti Mulai Berdatangan ke New York
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved