Kewalahan Atasi Kebakaran Los Angeles, Muncul Opsi 60 Pesawat Ciduk Laut Samudra Pasifik
Selasa, 14 Januari 2025 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Pesawat pengebom air senilai USD25 juta ini mampu mengangkut 14.000 pon air, menurut perusahaan perangkat lunak manajemen penerbangan WinAir. Sayangnya, salah satu dari dua pesawat itu harus dihentikan sementara dari layanan setelah rusak oleh pesawat nirawak yang tidak sah.
Angin kencang di Santa Ana juga berperan besar dalam mengapa Super Scooper dan pesawat pemadam kebakaran lainnya tidak selalu dapat terbang dalam misi untuk menjatuhkan air dan bahan penghambat api.
"Turbulensi yang terjadi di atas api sudah sangat luar biasa, dan jika dipadukan dengan angin kencang yang mengancam jiwa, penerbangan menjadi hampir mustahil," kata pihak Cal Fire melalui juru bicaranya dalam penjelasan video, yang dilansir CBS, Selasa (14/1/2025).
"Jika angin bertiup di atas 30 mph, bahan tahan api dan air hanya akan menjadi kabut, bukan hujan yang terus menerus," ujarnya.
Beberapa pesawat pemadam kebakaran hanya dibuat untuk membawa dan menyebarkan bahan tahan api, bukan air. Dan untuk pesawat yang membawa air, air garam tidak sering digunakan karena kadar garamnya dapat merusak peralatan.
Air garam akan menimbulkan masalah serupa untuk sistem pemadam kebakaran lainnya. Hidran kebakaran dan banyak peralatan pemadam kebakaran lainnya terbuat dari logam, yang rentan terhadap karat jika terkena oksigen dan air.
Para pakar menjelaskan bahwa garam mempercepat proses korosi tersebut karena garam bertindak sebagai elektrolit yang memungkinkan besi kehilangan elektron dengan lebih mudah.
Satu alasan lagi mengapa air laut menjadi pilihan terakhir dalam memadamkan kebakaran adalah karena dampaknya terhadap lingkungan, menurut para pakar.
Angin kencang di Santa Ana juga berperan besar dalam mengapa Super Scooper dan pesawat pemadam kebakaran lainnya tidak selalu dapat terbang dalam misi untuk menjatuhkan air dan bahan penghambat api.
"Turbulensi yang terjadi di atas api sudah sangat luar biasa, dan jika dipadukan dengan angin kencang yang mengancam jiwa, penerbangan menjadi hampir mustahil," kata pihak Cal Fire melalui juru bicaranya dalam penjelasan video, yang dilansir CBS, Selasa (14/1/2025).
"Jika angin bertiup di atas 30 mph, bahan tahan api dan air hanya akan menjadi kabut, bukan hujan yang terus menerus," ujarnya.
2. Air Garam Bersifat Korosif
Beberapa pesawat pemadam kebakaran hanya dibuat untuk membawa dan menyebarkan bahan tahan api, bukan air. Dan untuk pesawat yang membawa air, air garam tidak sering digunakan karena kadar garamnya dapat merusak peralatan.
Air garam akan menimbulkan masalah serupa untuk sistem pemadam kebakaran lainnya. Hidran kebakaran dan banyak peralatan pemadam kebakaran lainnya terbuat dari logam, yang rentan terhadap karat jika terkena oksigen dan air.
Para pakar menjelaskan bahwa garam mempercepat proses korosi tersebut karena garam bertindak sebagai elektrolit yang memungkinkan besi kehilangan elektron dengan lebih mudah.
3. Dampak Jangka Panjang Air Asin
Satu alasan lagi mengapa air laut menjadi pilihan terakhir dalam memadamkan kebakaran adalah karena dampaknya terhadap lingkungan, menurut para pakar.
Lihat Juga :