4 Teori Konspirasi Kebakaran Los Angeles yang Rumornya Disengaja, Salah Satunya Dijadikan Kota Baru dengan Basis AI

Minggu, 12 Januari 2025 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Menurut teori-teori ini, kebakaran – yang bagi keduanya tentu saja disengaja – bermula dari rencana untuk menciptakan kota baru yang dijalankan dan dikelola oleh kecerdasan buatan, di sisa-sisa Los Angeles.

Bantuan tersebut berasal dari dokumen tahun 2020 tentang digitalisasi kota, dengan rencana 8 tahun yang disebut SmartLA 2028. "Apakah ini serangan yang ditargetkan untuk mengambil alih tanah yang lebih berharga?" salah satu pengguna menyarankan.

Dan selanjutnya: "Kita berbicara tentang SmartLA 2028… dan bagaimana kebakaran di Los Angeles telah beradaptasi dengan program pembangunan kembali perkotaan mereka. Kebakaran menciptakan lahan kosong… yang tiba-tiba tersedia untuk 'menata ulang' lingkungan sesuai dengan visi kota pintar."

4. Melindungi Kejahatan Bintang Hollywood

Lalu ada Hollywood, "kelas bintang" yang akan melakukan apa saja untuk melindungi kejahatannya. Bahkan dengan memulai kebakaran.

Tokoh utamanya adalah Sean Diddy Combs, yang dituduh melakukan penyerangan seksual dan perdagangan manusia pada bulan September. Dan tampaknya, menurut beberapa teori yang beredar daring, ada terowongan yang menghubungkan rumah artis tersebut dengan rumah mewah Playboy.

Semacam lorong rahasia untuk memudahkan lalu lintasnya, tetapi tidak pernah ditemukan.

Menurut para konspirator, kebakaran tersebut disebabkan oleh upaya untuk menghancurkan terowongan ini guna menghapus bukti yang dapat memperburuk posisi Combs dan – terlebih lagi – untuk mengungkap kejahatan para bintang Hollywood.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Shuttle Open 2026 Sajikan...
Shuttle Open 2026 Sajikan Duel Para Legenda
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved