Menyamar Jadi Jenderal Iran, Agen DEA Gagalkan Bos Yakuza Jual Bahan Senjata Nuklir

Jum'at, 10 Januari 2025 - 13:00 WIB
loading...
A A A
Salah satu rekan konspirator Ebisawa mengeklaim bahwa mereka memiliki lebih dari 2.000 kilogram (4.400 pon) Thorium-232 dan lebih dari 100 kilogram uranium dalam senyawa U3O8—mengacu pada senyawa uranium yang umum ditemukan dalam bubuk konsentrat uranium yang dikenal sebagai "yellowcake".

Dakwaan tersebut mengeklaim bahwa Ebisawa telah menyarankan penggunaan hasil penjualan bahan nuklir untuk mendanai pembelian senjata atas nama kelompok pemberontak etnis yang tidak disebutkan namanya di Myanmar.

"Takeshi Ebisawa secara terang-terangan menyelundupkan bahan nuklir, termasuk plutonium tingkat senjata, dari Burma," kata Kim.

“Pada saat yang sama, dia berupaya mengirim heroin dan metamfetamin dalam jumlah besar ke Amerika Serikat dengan imbalan persenjataan berat seperti rudal permukaan-ke-udara yang akan digunakan di medan perang di Burma dan mencuci apa yang dia yakini sebagai uang narkoba dari New York ke Tokyo,” imbuh dia.

Yakuza adalah jaringan kriminal transnasional Jepang yang terkenal kejam. Pada puncak kekuasaannya pada tahun 1960-an, yakuza membanggakan lebih dari 180.000 anggota, tetapi telah berjuang dengan perekrutan dalam beberapa tahun terakhir di tengah tindakan keras oleh pemerintah Jepang.

Tahun lalu, anggota jaringan tersebut diperkirakan tersisa 20.400 orang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved