Wilayahnya Berdekatan sebagai Tetangga, Negara-negara Ini Belum Gempur Israel di 2024

Senin, 06 Januari 2025 - 23:55 WIB
loading...
Wilayahnya Berdekatan...
Mesir merupakan salah satu tetangga Israel. Foto/X
A A A
GAZA - Israel mendeklarasikan kemerdekaan pada 1948. Berada di kawasan Timur Tengah, wilayahnya berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga yang berpenduduk mayoritas Muslim.

Melihat kondisi itu, tak jarang Israel berselisih dan terlibat konflik bersenjata dengan negara-negara tersebut. Beberapa kali, wilayahnya juga mendapat serangan, termasuk sepanjang 2024 lalu.

Pada 2024 lalu, negara tetangga seperti Iran dan milisi Hizbullah di Lebanon memang beberapa kali menyerang wilayah Israel. Sebagian di antaranya ditujukan untuk membalas kekejaman Zionis kepada warga di Jalur Gaza.

Berbeda dengan Iran atau Lebanon, negara tetangga lain enggan menyerang wilayah Israel dengan sejumlah alasan. Berikut ini di antaranya.

Negara Tetangga Israel yang Belum Gempur Tel Aviv di 2024 (H2)

1. Mesir

Sejarah mencatat Mesir dulunya adalah salah satu musuh utama Israel. Namun, seiring waktu kedua negara sepakat berdamai dan mulai menjalin hubungan diplomatik penuh pada Januari 1980.

Hubungan tersebut masih terjalin sampai sekarang. Hal ini yang membuat Mesir banyak dikecam karena memilih terus berhubungan dengan Israel dibandingkan memutuskan hubungan tersebut sebagai bentuk solidaritas membela Palestina.

Mengutip ForeignPolicy, ada beberapa alasan yang membuat Mesir enggan memutus hubungan atau bahkan menyerang wilayah Israel sebagaimana dilakukan Iran. Bagi negara-negara Arab moderat, Tel Aviv telah menjadi mitra ekonomi kuat.

Hal itu cukup menjelaskan alasan Mesir yang hampir tidak mengambil langkah konkret terhadap Israel selama perang Gaza di 2024. Kemudian, permintaan Mesir akan gas Israel yang melampaui kebutuhan dalam negeri juga menjadi alasan lain.

Baca Juga: Tanggapi Krisis Politik Korea Selatan, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Pertama Tahun 2025

2. Suriah

Berikutnya ada Suriah. Negara ini berbagi perbatasan dengan Israel yang pada perkembangannya terus-menerus menjadi sumber sengketa.

Pada penghujung 2024 lalu, rezim Presiden Bashar al-Assad di Suriah runtuh. Tak lama berselang, Israel melakukan invasi dan serangan-serangan ke wilayahnya dengan dalih menjaga perbatasan.

Sebelum itu, Israel secara berkala juga melancarkan serangan terhadap target-target di dalam wilayah Suriah. Namun, Damaskus hanya mengutuk serangan tersebut dan tidak mengambil tindakan apa pun, termasuk melakukan serangan balasan.

Mengutip VoaNews, Seth Frantzman, seorang peneliti tambahan di The Foundation of Defense of Democracies, mengatakan keengganan Suriah untuk bergabung melawan Israel.

Selama beberapa dekade, Suriah telah menunjukkan bahwa mereka lebih menyukai status quo dengan Israel. Hal ini dilakukan guna menghindari risiko yang lebih jauh.

Suriah mungkin bisa terus memasang sikap sebagai bagian dari 'perlawanan' terhadap Israel. Namun, mereka sebenarnya telah menerima fakta bahwa tidak dapat mengalahkan Israel sejak tahun 1970-an.

3. Yordania

Sebagaimana Mesir, Yordania juga memiliki hubungan tak biasa dengan Israel. Salah satu titik baliknya adalah penandatanganan perjanjian perdamaian Israel-Yordania pada 1994 yang membuka jalan bagi hubungan diplomatik resmi keduanya.

Seperti dua negara di atas, kubu pemerintah di Yordania juga tidak menyerang Israel sepanjang 2024. Sebaliknya, mereka dituduh ikut membantu Israel saat wilayah negara Yahudi itu dihujani roket dan rudal Iran beberapa waktu lalu.

Terlepas dari itu, ada sebuah insiden serangan oleh seorang pengemudi truk bersenjata yang menewaskan tiga penjaga Israel di perbatasan Yordania dengan Tepi Barat. Meski hal ini dikecam oleh para pejabat di Israel dan Yordania, tetapi ada banyak warga sipil di sana yang merasa senang karena selama ini negaranya tidak pernah memberi hukuman langsung kepada Tel Aviv yang melakukan penindasan di Gaza.

Itulah beberapa negara tetangga Israel yang belum menggempur Tel Aviv sepanjang 2024.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Terungkap, AS Sempat...
Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Berita Terkini
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved