6 Negara Afrika yang Mengusir Tentara Prancis

Senin, 06 Januari 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Deklarasi tersebut muncul saat Senegal memperingati 80 tahun pembantaian era kolonial yang menyebabkan pasukan Prancis membunuh puluhan tentara Afrika Barat yang marah atas perlakuan yang mereka terima setelah bertempur untuk Paris dalam Perang Dunia II. Ada 350 tentara Prancis yang ditempatkan di negara tersebut.

5. Chad

Para pejabat, juga pada bulan November, mengumumkan bahwa Chad mengakhiri pakta militer dengan Prancis yang berlaku sejak tahun 1960-an. Negara tersebut merupakan mata rantai utama dalam kehadiran militer Prancis di Afrika dan pijakan terakhirnya di wilayah Sahel yang lebih luas.

Menteri Luar Negeri Abderaman Koulamallah menyebut Prancis sebagai "mitra penting" tetapi mengatakan bahwa "sekarang juga harus mempertimbangkan bahwa Chad telah tumbuh, matang, dan merupakan negara berdaulat yang sangat iri dengan kedaulatannya". Ada 1.000 tentara Prancis yang ditempatkan di negara tersebut.

6. Pantai Gading

Presiden Alassane Ouattara mengusir Pantai Gading dalam daftar negara-negara Afrika yang memutuskan hubungan militer dengan bekas negara kolonial yang pernah sangat berpengaruh itu, karena beberapa mantan sekutu Prancis juga meminta bantuan tentara bayaran Rusia untuk memerangi segerombolan kelompok bersenjata di wilayah tersebut.

Dalam beberapa hari pada bulan November, Chad dan Senegal mengusir pasukan Prancis, bergabung dengan beberapa negara Sahel yang sebelumnya telah melakukan hal yang sama, mulai tahun 2021.

Gelombang penolakan telah memaksa Prancis untuk merancang strategi militer baru untuk benua itu yang menurut para pejabat akan sejalan dengan "kebutuhan" negara-negara mitra. Penempatan sementara, alih-alih kehadiran militer permanen, dan lebih banyak fokus pada pelatihan pasukan lokal, adalah beberapa fitur dari kebijakan baru tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Trump Marah Besar, Sebut...
Trump Marah Besar, Sebut Netanyahu ‘Gila' Usai Iran Hentikan Negosiasi
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved