Saksi Mata Serangan New Orleans: Mayat-mayat Terlempar ke Udara, Mirip Zona Perang

Kamis, 02 Januari 2025 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan dirinya menghitung enam orang "jelas tewas secara gamblang", sementara korban lainnya berteriak-teriak tanpa ada seorang pun di sekitar.

Cothran mengkritik kurangnya barikade untuk menghentikan kendaraan memasuki area yang ramai itu.

Media AS melaporkan bahwa otoritas kota telah menyingkirkan barikade baja yang biasanya ditempatkan untuk memblokir lalu lintas di sekitar area tersebut saat sedang direnovasi, menggantinya dengan tindakan alternatif.

Dihantui Oleh Jeritan


Beberapa turis menceritakan keputusan yang tampaknya tidak berbahaya yang telah mereka buat pada saat-saat sebelum insiden yang dapat berarti hidup atau mati.

Tessa Duvall, yang berkunjung dari Houston, Texas, mengatakan kepada AFP bahwa sepanjang malam semua orang senang dan jalanannya indah dan dia telah mempertimbangkan untuk datang ke Bourbon Street guna melanjutkan perayaan.

"Namun kami memutuskan untuk tetap tenang dan tinggal di hotel kami," katanya."Sebuah keputusan yang mungkin menyelamatkan hidup kami."

Dave Jones, yang berkunjung dengan kedua anak dan istrinya dari Florida, mengatakan dia telah berjalan kembali ke pintu tak lama setelah pukul 03.00 pagi—beberapa saat sebelum truk itu menabrak kerumunan.

"Maksud saya, itu keputusan sederhana, 'apakah saya membeli hot dog di pedagang kaki lima atau tidak?' Dan saya tidak membelinya, jadi saya masuk ke sini. Kalau tidak, saya berdiri di sana di tempat kejadian," katanya kepada AFP.

Kimberly Stricklin dan suaminya Michael sedang berkunjung dari Mobile, Alabama, dan mengatakan kepada The New York Times bahwa mereka melihat truk itu melaju kencang menuju Bourbon Street.

"Kami mendengarnya menginjak gas dan kemudian benturan dan kemudian teriakan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved