Janggal, Pakar Ragu Serangan Burung Penyebab Tunggal Tragedi Jeju Air Tewaskan 179 Orang

Selasa, 31 Desember 2024 - 10:11 WIB
loading...
Janggal, Pakar Ragu...
Ada kejanggalan, para pakar ragu serangan burung jadi penyebab tunggal tragedi penerbangan Jeju Air yang tewaskan 179 orang di Muan, Korea Selatan. Foto/Korea JoongAng Daily
A A A
SEOUL - Penyelidik sedang memeriksa tabrakan dengan burung di antara kemungkinan penyebab yang menyebabkan tragedi penerbangan Jeju Air 7C2216 yang menewaskan 179 orang di Korea Selatan.

Penerbangan itu mengalami kecelakaan mengerikan di Bandara Internasional Muan pada hari Minggu (29/12/2024) ketika pesawat mendarat dengan posisi perut tanpa roda pendaratan yang terlihat dan tergelincir dari landasan pacu dalam ledakan yang berapi-api.

Dari 181 orang di dalamnya, hanya dua orang yang ditemukan selamat. Tragedi ini menjadi kecelakaan udara terburuk dalam sejarah maskapai Korea Selatan.

Beberapa menit sebelum pesawat jatuh dan tergelincir, pengendali lalu lintas udara memperingatkan tentang tabrakan burung dan pilot mengeluarkan peringatan "mayday".

Baca Juga: Kerabat Korban Tragedi Jeju Air Luapkan Tangis dan Marah: 'Kami Bukan Monyet di Kebun Binatang'

Namun, para pakar penerbangan skeptis bahwa tabrakan burung adalah satu-satunya penyebab, memperingatkan bahwa faktor-faktor lain kemungkinan berkontribusi terhadap kecelakaan itu.

Matt Driskill, editor majalah Asian Aviation, mengatakan bahwa meskipun tabrakan antara pesawat yang sedang terbang dengan burung bukanlah hal yang jarang terjadi, tabrakan burung tidak mungkin memengaruhi penurunan roda pendaratan.

"Misteri bagi saya adalah...mengapa roda pendaratan tidak dikerahkan," katanya kepada Asia First dari CNA sehari setelah tragedi tersebut.

"Sepertinya roda hidung masih tertahan di dalam badan pesawat," lanjut Driskill, yang dilansir CNA, Selasa (31/12/2024).

"Ini tampaknya kejadian yang sangat jarang terjadi. Tabrakan burung yang memengaruhi roda pendaratan adalah sesuatu yang belum pernah saya dengar," imbuh dia.

Analis penerbangan independen Alvin Lie menambahkan: "Jika seekor burung menabrak salah satu mesin, hal terburuk yang dapat terjadi adalah mesin mati. Tabrakan burung tidak menyebabkan roda pendaratan rusak atau sayap tidak dapat dibuka. Jadi, pasti ada alasan lain," paparnya.

Apakah Serangan Burung Umum?


Serangan burung merupakan masalah yang relatif umum dalam penerbangan, tetapi jarang mengakibatkan kecelakaan serius.

Tahun lalu, Amerika Serikat (AS) mencatat rata-rata 54 serangan satwa liar per hari, menurut Badan Penerbangan Federal (FAA) AS. Sebagian besar serangan melibatkan burung meskipun satwa liar juga mencakup hewan seperti rusa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved