Kata-kata Terakhir Pramugari Tenangkan Penumpang saat Azerbaijan Airlines Jatuh

Minggu, 29 Desember 2024 - 07:31 WIB
loading...
A A A
“Kami berangkat menuju Grozny pukul 08.00 pagi. Saat kami mendekati tempat pendaratan, kami melihat bahwa bandara itu tertutup kabut yang sangat tebal. Kapten mulai menurunkan pesawat tetapi harus membatalkan pendaratan dan berputar-putar karena jarak pandang yang buruk, berharap kabut akan hilang. Namun, upaya pendaratan kedua dan ketiga juga gagal,” katanya.

Pilot itu memutuskan untuk menuju bandara terdekat, jelasnya sambil menambahkan: “Tetapi pada saat itu, kami mendengar suara aneh yang datang dari luar pesawat. Saya segera masuk ke kabin bersama rekan perempuan saya Aydan Ragimli. Kami melihat kepanikan menyebar di antara para penumpang.”

“Kami meyakinkan para penumpang, memberi tahu mereka bahwa tidak perlu khawatir, bahwa semuanya baik-baik saja, dan meminta mereka untuk tetap duduk dan mengencangkan sabuk pengaman. Pada saat itu, lengan saya terluka akibat benturan yang terjadi di luar pesawat,” paparnya.

Kapten Kshnyakin melanjutkan perjalanannya untuk mencoba mendarat di Aktau di Kazakhstan. “Menurut saya, roda pendaratan depan adalah yang pertama menyentuh tanah," kata Asadov.

“Jika pesawat mendarat dengan roda pendaratan depan dan belakang pada saat yang sama, tidak akan ada yang selamat. Ketika roda pendaratan depan menyentuh tanah, pesawat pecah menjadi dua bagian, dan kokpit depan robek,” imbuh dia.

“Saya tetap sadar meskipun mengalami pendarahan hebat, tetapi sangat sulit bernapas. Aydan Ragimli dan saya berbaring di dekat pintu, dan saya mencoba membukanya. Begitu udara masuk ke kabin, pernapasan menjadi lebih mudah. Kami mulai membantu penumpang dan mengevakuasi mereka. Tim penyelamat menunggu di luar. Saya menelepon mereka karena cedera tangan saya parah, dan saya tidak punya tenaga lagi. Saya meminta mereka untuk membantu mengevakuasi penumpang yang selamat. Saya berterima kasih atas bantuan mereka,” kata Asadov.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved