Azerbaijan Airlines Nyatakan Pesawatnya Jatuh karena Intervensi Eksternal, tapi Enggan Tuduh Rusia

Minggu, 29 Desember 2024 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Crump menambahkan bahwa pertahanan udara Rusia aktif di Grozny sekitar waktu pesawat itu rusak.

"Saya tidak berpikir ini disengaja sama sekali," katanya, sambil menunjukkan bahwa Rusia sangat khawatir tentang pesawat nirawak Ukraina aktif jarak jauh yang sangat sering tidak ditembak jatuh.

Ada yang Meledak


Para korban selamat mengatakan mereka mendengar beberapa ledakan keras dan mengalami kepanikan di dalam pesawat sebelum kecelakaan.

Pramugari Aidan Ragimli mengatakan kepada media Azerbaijan; Caliber.Az, bahwa dia membantu rekannya yang terluka Zulfugar ASadov mendengar suara-suara kepanikan. "Lengan kirinya terluka. Saya juga mencoba menolong," kata Ragimli.

"Saya duduk di sisi kiri, menolong, memberikan pertolongan pertama. Saat itu, kami mendengar suara, kepanikan pun terjadi."

Penumpang Vafa Shabanova memberi tahu Reuters tentang ledakan yang didengarnya. "Sekitar 20 atau 30 menit setelah lepas landas, kami merasakan dua ledakan. Pesawat seharusnya mendarat, tetapi tidak jadi. Sesuatu meledak di dalam dua kali. Tangan seorang pria terluka. Kami panik," kata Shabanova.

Rakhimov, seorang penumpang yang diwawancarai Reuters, menggambarkan dirinya terlempar ke atas dan ke bawah di dalam pesawat, meskipun sabuk pengamannya sudah diikat. "Tiba-tiba semuanya menjadi sunyi," katanya, dan dia menyadari bahwa pesawat telah mendarat.

Dia mencoba menolong seorang wanita keluar dari badan pesawat, tetapi tidak bisa menggerakkannya karena kakinya terjepit, katanya. Segera setelah itu, ambulans mulai berdatangan ke tempat kejadian, katanya.

Media pemerintah Rusia sebelumnya melaporkan bahwa pesawat itu dialihkan karena kabut tebal di Grozny. Badan Transportasi Udara Federal Rusia juga sebelumnya mengatakan pesawat itu jatuh setelah bertabrakan dengan burung.

Sementara penyelidikan terus berlanjut, Azerbaijan Airlines telah menangguhkan penerbangan dari Ibu Kota Azerbaijan, Baku, ke tujuh kota di Rusia karena alasan keselamatan.

Maskapai penerbangan itu juga mengumumkan bahwa mereka akan membayar 20.000 manat (sekitar USD11.800) sebagai kompensasi kepada korban yang terluka akibat kecelakaan itu dan 40.000 manat (sekitar USD23.500) kepada keluarga mereka yang meninggal dalam tragedi tersebut, menurut kantor berita Azerbaijan, AZERTAC.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved