Putin Ungkap Tawaran Rahasia Biden soal Ukraina Gabung NATO

Jum'at, 27 Desember 2024 - 06:37 WIB
loading...
Putin Ungkap Tawaran...
Presiden Rusia Vladimir Putin ungkap Presiden AS Joe Biden secara rahasia menawarkan kepada dirinya perihal penundaan keanggotaan Ukraina di NATO, dengan imbalan pembekuan konflik Moskow-Kyiv. Foto/TASS
A A A
ST PETERSBURG - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden secara rahasia pernah menawarkan kepada dirinya perihal penundaan keanggotaan Ukraina di NATO, dengan imbalan pembekuan konflik Moskow-Kyiv.

Menurut Putin tawaran itu disampaikan saat NATO menggelar pertemuan puncak di Jenewa tahun 2021.

Pemimpin Kremlin mengungkap rahasia tersebut kepada wartawan pada hari Kamis setelah pertemuan Dewan Ekonomi Eurasia Tertinggi (SEEC) di St Petersburg.

Baca Juga: PM Negara NATO Ini Mendadak Temui Putin, Sebut Merespons Ancaman Zelensky

Dia awalnya ditanya tentang isu di AS perihal proposal yang akan membekukan konflik Rusia-Ukraina, dan Putin menjawan pembicaraan seperti itu bukanlah hal baru.

“Saya tahu bahwa Presiden Biden saat ini berbicara tentang ini, bukan rahasia lagi, pada tahun 2021. Dia mengusulkan hal ini kepada saya–untuk menunda masuknya Ukraina ke NATO selama 10-15 tahun, karena [Kyiv] belum siap,” kata Putin, mengacu pada pertemuan pertengahan musim panas yang dia lakukan dengan pemimpin AS di Swiss.

Menurutnya, masuknya Kyiv ke blok militer pimpinan AS itu tidak dapat diterima oleh Moskow. "Baik dalam satu tahun atau sepuluh tahun," katanya.

”Dari sudut pandang sejarah, itu hanya sekejap mata," paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (27/12/2024).

"Kami juga berusaha untuk mengakhiri konflik," lanjut Putin, seraya menambahkan bahwa itu harus terjadi dengan mencapai semua tujuan militer dan politik Moskow.

Presiden terpilih AS Donald Trump telah berjanji untuk merundingkan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina dalam beberapa jam setelah menjabat.

Meskipun dia menolak untuk membahas secara spesifik usulannya, media AS telah mengutip beberapa sumber anonim yang mengatakan bahwa itu dapat melibatkan pembekuan konflik di sepanjang garis depan saat ini, sesuatu yang ditentang secara terbuka oleh Moskow dan Kyiv.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Dukung Program 3 Juta...
Dukung Program 3 Juta Rumah, Infiniti Land dan UI Jalin Kolaborasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved