Meski Bermusuhan, Mengapa Banyak Warga AS Ingin Berkunjung ke Rusia?

Jum'at, 27 Desember 2024 - 01:55 WIB
loading...
A A A
Selain itu, sejumlah negara Uni Eropa, seperti Belanda, Estonia, Latvia, Lithuania, dan Polandia, secara terpisah memberlakukan larangan masuk bagi semua warga Rusia pemegang visa Schengen jangka pendek.

3. Banyak Warga Dunia yang Tak Mendukung Isolasi bagi Rusia

Mengomentari seruan yang dilontarkan oleh pejabat senior Uni Eropa akhir-akhir ini mengenai perlunya memperketat prosedur penerbitan visa bagi warga Rusia, Klimov mengatakan kepada media tersebut bahwa Moskow akan secara hati-hati mengkalibrasi responsnya terhadap potensi pembatasan lebih lanjut oleh Brussels. Ia menekankan bahwa Rusia berupaya untuk menghindari merugikan "warga negara Eropa biasa, yang banyak di antaranya tidak mendukung tindakan anti-Rusia yang ditempuh oleh pemerintah mereka."

Diplomat Rusia itu juga mengungkapkan bahwa sejak awal tahun ini, lebih dari 600.000 visa elektronik telah diberikan, yang sebagian besar diberikan kepada individu dari China, Arab Saudi, Jerman, Turki, India, dan Estonia.

Bulan lalu, harian bisnis Rusia RBK, mengutip data dari Dinas Keamanan Federal Rusia, melaporkan bahwa negara itu telah menyambut tujuh kali lebih banyak pengunjung China dari Januari hingga September 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Menurut media tersebut, satu juta perjalanan ke Rusia dilakukan oleh warga negara asing selama periode tersebut – naik 11% dibanding tahun 2023. Dari jumlah tersebut, 731.800 dilakukan oleh warga negara China.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved