3 Terobosan Iran dalam Mempersiapkan Perang Antariksa

Kamis, 26 Desember 2024 - 04:50 WIB
loading...
A A A
Simorgh bukanlah kata terakhir dalam teknologi roket pembawa Iran, karena Sarir dan Soroush sedang dalam pengembangan, dengan kapasitas untuk meluncurkan muatan masing-masing 1.000 kg dan 15 ton ke LEO.

Kinerja pembawa Simorgh sendiri telah ditingkatkan selama bertahun-tahun, karena awalnya mampu menempatkan 60 kg ke orbit 500 km, yang telah meningkat berkali-kali lipat dengan peluncuran terbaru.

3. Wahana Antariksa Saman-1

Melansir Press TV, wahana antariksa Saman-1 atau wahana transfer orbital (OTV) adalah jenis wahana antariksa perantara yang digunakan untuk mentransfer satelit dari orbit operasional yang lebih rendah ke yang lebih tinggi, dengan tujuan untuk mengurangi biaya dan menghindari pembangunan roket pembawa besar yang menghabiskan banyak bahan bakar.

Wahana ini dapat dianggap sebagai tahap ketiga dan terakhir dari Simorgh, meskipun tidak seperti dua tahap pertama, keberhasilan peluncuran tidak bergantung padanya, dan aktivasi mesinnya tidak selalu berurutan.

Setelah tahap utama menempatkan wahana antariksa dan satelit yang terpasang ke orbit sementara, yang dikenal sebagai orbit parkir, wahana antariksa kemudian mentransfer satelit dari yang pertama ke orbit akhir yang diinginkan. Sistem wahana antariksa Saman-1 digunakan khususnya untuk memindahkan satelit berukuran kecil dan sedang ke berbagai orbit, dan juga memiliki kemampuan koreksi orbital serta dapat meningkatkan akurasi dan keandalan injeksi.

Wahana ini dirancang dan dikembangkan oleh teknisi dari Pusat Penelitian Antariksa Iran (ISRC), anak perusahaan Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi.

Menurut Hassan Salariyeh, direktur ISRC dan kepala Badan Antariksa Iran (ISA), program pengembangan wahana antariksa di ISRC ditetapkan sebagai bagian dari pengembangan teknologi satelit komunikasi untuk mencapai satelit komunikasi orbit geostasioner (GEO).

Wahana antariksa Saman-1 memulai operasinya dalam orbit melingkar dengan kemiringan 55 derajat dan mengirimkan muatan ke orbit elips dengan perigee dan apogee masing-masing berkisar antara 400 hingga 7000 kilometer, dengan kemiringan 58 derajat.

Segmen darat program Saman mencakup stasiun komando dan telemetri telekomunikasi di pita UHF dan HF, dan mengingat tingkat kesiapan teknologi (TRL) yang tinggi dari teknologi ini di negara ini, diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara efektif.

Empat stasiun darat untuk misi ini terletak di Tabriz (barat), Mahshahr (utara), Mashhad (timur), dan Qeshm (selatan), dan proses konstruksi dan peralatannya hampir selesai.

Kapal tunda Saman-1 menggunakan mesin bahan bakar padat Arash-24 sebagai sistem propulsi utamanya, yang mampu menghasilkan daya dorong 1.300 kg dalam waktu pembakaran 40 detik. Massanya tanpa bahan bakar adalah 55 kg, dan dengan bahan bakar adalah 240 kg.

Untuk misi pertamanya, Saman-1 bertugas mengangkat satelit seberat 100 kg dari orbit parkir melingkar pada ketinggian 400 km ke orbit elips dengan perigee 400 km dan apogee 700 km.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Menekraf Tegaskan AI...
Menekraf Tegaskan AI Hanya Asisten, Bukan Pengganti Kreator atau Musisi
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved