3 Terobosan Iran dalam Mempersiapkan Perang Antariksa

Kamis, 26 Desember 2024 - 04:50 WIB
loading...
A A A
Setelah terpisah dari roket pembawa dan wahana antariksa, satelit tersebut berhasil mengirimkan data telemetri, termasuk informasi dari subsistem dan sensornya.

Selama orbit pertamanya sejauh 410 kilometer, Fakhr-1 juga menerima dan menjalankan perintah dengan benar dari stasiun darat yang berbasis di Iran.

Baca Juga: Kepala Biara Ungkap Umat Kristen Suriah Ditinggalkan Barat

2. Roket Simorgh

Melansir Press TV, roket Simorgh adalah roket pembawa Iran terbesar dan terkuat dalam hal dimensi dan kemampuan, yang dikembangkan pada tahun 2010 dengan misi untuk membawa satelit yang lebih berat hingga 250 kg ke orbit sejauh 500 km dengan kecepatan 7.500 m/s.

Roket ini merupakan pengganti roket pembawa pertama Iran yang lebih tua, Safir, yang mengirimkan tiruan satelit ke orbit pada tahun 2008 dan satelit pertama Iran, Omid, setahun kemudian.

Simorgh adalah roket berbahan bakar cair tiga tahap dengan massa total 87 ton, tinggi 27 meter, dan diameter 2,5 meter, yang keempat mesinnya pada tahap pertama bersama-sama menghasilkan daya dorong hingga 159.000 kilogram.

Tahap kedua dengan diameter 1,5 meter memiliki dimensi yang sama dengan roket pembawa Safir yang lebih tua dan memiliki empat mesin yang lebih kecil, menghasilkan total daya dorong 7.000 kg.

Tahap ketiga Simorgh bersifat opsional, tergantung pada muatannya, dan dapat berisi kapal tunda antariksa Saman-1 yang ditenagai oleh mesin Arash-24 dengan daya dorong 1.300 kg.

Setelah diluncurkan pada tahun 2010, mesin utamanya diuji dua tahun kemudian, pada tahun 2016 diuji dalam penerbangan suborbital dan setahun kemudian dalam penerbangan orbital.

Bersamaan dengan penerbangan orbital pertama, landasan peluncuran besar di Pusat Antariksa Imam Khomeini di provinsi Semnan secara resmi dibuka dan digunakan untuk semua peluncuran Simorgh.

Dalam empat peluncuran pertama, mesin tahap pertama bekerja dengan sempurna, tetapi dengan masalah pada tahap akhir, yang sejak itu telah teratasi dan roket pembawa telah beroperasi penuh tahun ini.

Pada bulan Januari tahun ini, Simorgh meluncurkan tiga satelit, Mahda, Keyhan-2 dan Hatef-1, dengan massa total sekitar 80 kg, menempatkannya pada apogee 1.100 km dan perigee 450 km.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved