Profil Toshiyuki Mimaki, Sosok yang Selamat dari Bom Atom Ketika Masih Berusia 3 Tahun

Selasa, 24 Desember 2024 - 18:01 WIB
loading...
Profil Toshiyuki Mimaki,...
Toshiyuki Mimaki mewakili organisasi penyintas bom atom bernama Nihon Hidankyo berhasil memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian. Foto/BBC
A A A
TOKYO - Toshiyuki Mimaki mewakili organisasi penyintas bom atom bernama Nihon Hidankyo berhasil memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.

Meski begitu dirinya justru menyoroti masyarakat di Gaza yang seharusnya memenangkan hadiah tersebut.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera di dalam tempat penghargaan, Toshiyuki Mimaki, 82, ketua bersama Nihon Hidankyo, mengatakan dia terkejut mengetahui kelompok tersebut telah memenangkan penghargaan tahun ini.

Mimaki mengatakan hadiah itu akan memberikan dorongan besar bagi upaya kelompoknya untuk menunjukkan adalah mungkin untuk menghapuskan senjata nuklir.

Dia mengakui banyak negara tampaknya tidak tertarik melihat dunia tanpa senjata nuklir.

Profil Toshiyuki Mimaki


Dilansir dari laman Asahi, Toshiyuki Mimaki lahir di Shimura-cho, Itabashi-ku, Tokyo pada bulan Maret 1942. Tepat tiga tahun sebelum tragedi bom atom meluluhlantakkan Jepang pada 1945.

Ayah Toshiyuki Mimaki adalah seorang bekerja di depot mesin untuk cabang Hiroshima dari Kereta Api Nasional, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.

Ketika bom Atom 'Little Boy' dijatuhkan pada awal Agustus 1945, pemandangan itu bagi Toshiyuki Mimaki terlihat seperti kilatan tiba-tiba di langit.

Pada saat itu juga mulai banyak kerumunan orang berjalan di jalan melewati rumah, bergerak dari Nuno menuju Kake.

Dua hari setelah pengeboman di Hiroshima, keluarga Toshiyuki mengalami dehidrasi berat di tempat pengungsian, namun pada akhirnya mereka dapat terselamatkan setelah pindah ke rumah neneknya di Kumagaya, Prefektur Saitama.

Seiring berjalannya waktu setelah pengeboman, kehidupan keluarga Toshiyuki mulai membaik meski tidak dapat dikategorikan sebagai keluarga yang mapan di era masa lalu.

Namun ketika masih kecil, Toshiyuki acap kali terserang demam yang membuat banyak orang beranggapan jika dirinya telah terkena radiasi nuklir.

Hingga ada seorang dokter pada saat itu yang mampu menyelamatkan nyawanya. Meski begitu keluarga Mimaki harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk pengobatan.

Toshiyuki lantas menjalani kehidupan sekolahnya seperti anak-anak normal pada umumnya. Hingga pada akhirnya dia lulus dari sekolah menengah paruh waktu dan memutuskan untuk bekerja sebagai operator mesin.

Tidak hanya itu, Toshiyuki juga kerap membantu orang tuanya di pertanian setiap akhir pekan. Hingga pada akhirnya keluarga tersebut dan Jepang mampu bangkit dari masa lalu dan mulai menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Beberapa kali dirinya dan keluarga sempat diwawancarai di stasiun televisi nasional sebagai penyintas bom Atom. Hingga saat ini ia dan komunitasnya berhasil memenangkan hadiah Nobel Perdamaian.

Baca juga: Erdogan akan Kunjungi Suriah Bersama Delegasi Besar
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Inilah Makhluk yang...
Inilah Makhluk yang Kemungkinan Bisa Selamat dari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved