Negara Islam Bersenjata Nuklir Ini Bakal Borong 40 Jet Tempur Siluman J-35A China, Pesaing F-35 AS

Selasa, 24 Desember 2024 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan South China Morning Post, Kepala Angkatan Udara Pakistan Marsekal Zaheer Ahmed Baber Sidhu mengatakan pada bulan Januari bahwa fondasi untuk memperoleh pesawat tempur siluman J-31 telah diletakkan.

J-31 dianggap sebagai versi darat dari J-35A, yang awalnya diyakini sebagai pesawat Angkatan Laut, tetapi kemudian diluncurkan sebagai jet tempur multiperan.

Meskipun Pakistan tidak mampu membayar kembali, China dari waktu ke waktu terus meningkatkan pasokan militernya ke Islamabad dengan memodernisasi ketiga cabang militer Pakistan, menghabiskan beberapa miliar dolar dalam pengeluaran pertahanan negara tersebut.

China juga telah bersama-sama mengembangkan dan mengoperasikan jet tempur J-17 Thunder dengan Pakistan. Untuk Angkatan Laut-nya, China telah mengirimkan empat fregat Angkatan Laut canggih ke Pakistan.

Jenderal Angkatan DaratChina Zhang Youxia mengunjungi Pakistan pada bulan November tak lama setelah mengungkap pesawat siluman J-35A, di mana dia mengadakan pembicaraan tertutup dengan Kepala Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir.

Jenderal Zhang adalah Wakil Ketua Komisi Militer Pusat atau CMC, yang merupakan komando keseluruhan militer China. Presiden Xi Jinping mengepalai komisi tersebut, dan diberi pengarahan langsung tentang pertemuan tersebut.

Setelah pertemuan tersebut, Hubungan Masyarakat Antar-Layanan atau ISPR, sayap media angkatan bersenjata Pakistan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa pertemuan antara keduanya difokuskan pada masalah yang menjadi kepentingan bersama, dinamika keamanan regional, langkah-langkah untuk stabilitas regional, dan peningkatan kerja sama pertahanan bilateral.

Kedaulatan Pakistan Terancam?


Menurut media Pakistan, selama pertemuan baru-baru ini, China telah meningkatkan tekanan pada Islamabad untuk mengizinkan firma dan lembaga keamanan Beijing mengirim pasukan ke Pakistan.

China dilaporkan bermaksud mengirim lebih dari 20.000 tentara dan personel keamanan untuk ditempatkan di berbagai lokasi di sepanjang apa yang disebut Koridor Ekonomi China-Pakistan atau CPEC, yang sedang dibangunnya melalui Kashmir yang diduduki Pakistan (PoK) dan di wilayah Balochistan yang bergolak.

Menurut laporan media Pakistan, Islamabad mengatakan telah mengerahkan lebih dari 30.000 personel militer dan paramiliter khusus hanya untuk melindungi pekerja China yang bekerja pada proyek yang berkaitan dengan apa yang disebut CPEC.

Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa sejauh ini, Pakistan entah bagaimana telah menolak tekanan Beijing untuk mengerahkan pasukan China di seluruh Pakistan karena masalah kedaulatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Berita Terkini
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved