Bagaimana 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina?

Senin, 23 Desember 2024 - 21:17 WIB
loading...
A A A
Korea Selatan dan Ukraina mengumumkan bulan lalu bahwa mereka akan memperdalam kerja sama keamanan sebagai tanggapan atas "ancaman" yang ditimbulkan oleh pengerahan pasukan Korea Utara, tetapi tidak disebutkan tentang potensi pengiriman senjata dari Seoul ke Kyiv.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengatakan pada awal November bahwa Seoul "tidak menutup kemungkinan untuk menyediakan senjata" bagi Ukraina, yang akan menandai perubahan signifikan dalam kebijakan lama yang melarang penjualan senjata ke negara-negara yang sedang berkonflik.

Militer Korea Utara juga terlihat membangun pagar baru yang membentang sepanjang 40 kilometer (25 mil) di sepanjang perbatasan dengan Korea Selatan, menguji pagar kawat berduri listrik dengan apa yang tampak seperti kambing.

Sebuah foto yang disediakan oleh JCS menunjukkan seorang tentara Korea Utara memegang apa yang tampak seperti kambing di depan pagar kawat berduri.

Penguatan keamanan perbatasan Korea Utara telah berlangsung "selama delapan bulan dengan mengerahkan sebanyak 10.000 tentara," kata seorang pejabat militer kepada wartawan.

Langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan bertujuan untuk "mencegah pembelotan oleh warga sipil dan tentara Korea Utara ke selatan," kata JCS dalam laporan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved