Elon Musk Usulkan Tes Kognitif untuk Pejabat AS, Ternyata Ini Pemicunya
Senin, 23 Desember 2024 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 4 Alasan AS Kecanduan Berperang, Salah Satunya Menumbangkan Rezim Berkuasa
Mengomentari laporan pada hari Minggu, Musk menyarankan pada X: "Mungkin kita harus mengadakan beberapa tes kognitif dasar untuk pejabat terpilih? Ini semakin gila."
Taipan itu sebelumnya juga berbicara mendukung batasan usia bagi orang yang memegang jabatan publik, dengan alasan bahwa kurangnya perubahan dalam kepemimpinan politik "menghambat ide-ide baru."
Masalah apakah pejabat AS harus dipaksa untuk mengikuti tes kognitif wajib muncul di lanskap politik Amerika selama siklus pemilihan baru-baru ini dan pertikaiannya antara petahana Joe Biden, 82, dan Presiden terpilih saat ini Donald Trump, 78. Biden terpaksa keluar dari pemilihan setelah kinerja debat yang buruk dan tersendat-sendat menunjukkan kebugaran mentalnya yang menurun.
Mengenai Musk, ia sangat mendukung Trump, yang pada bulan Januari membanggakan diri karena berhasil dalam ujian kognitif, dan menggambarkannya sebagai hal yang menantang. Namun, para pengkritiknya menunjukkan bahwa ujian tersebut sangat mudah dan mencakup tugas-tugas seperti mengidentifikasi berbagai jenis hewan dengan benar.
Mengomentari laporan pada hari Minggu, Musk menyarankan pada X: "Mungkin kita harus mengadakan beberapa tes kognitif dasar untuk pejabat terpilih? Ini semakin gila."
Taipan itu sebelumnya juga berbicara mendukung batasan usia bagi orang yang memegang jabatan publik, dengan alasan bahwa kurangnya perubahan dalam kepemimpinan politik "menghambat ide-ide baru."
Masalah apakah pejabat AS harus dipaksa untuk mengikuti tes kognitif wajib muncul di lanskap politik Amerika selama siklus pemilihan baru-baru ini dan pertikaiannya antara petahana Joe Biden, 82, dan Presiden terpilih saat ini Donald Trump, 78. Biden terpaksa keluar dari pemilihan setelah kinerja debat yang buruk dan tersendat-sendat menunjukkan kebugaran mentalnya yang menurun.
Mengenai Musk, ia sangat mendukung Trump, yang pada bulan Januari membanggakan diri karena berhasil dalam ujian kognitif, dan menggambarkannya sebagai hal yang menantang. Namun, para pengkritiknya menunjukkan bahwa ujian tersebut sangat mudah dan mencakup tugas-tugas seperti mengidentifikasi berbagai jenis hewan dengan benar.
(ahm)
Lihat Juga :