Profil Atheist Refugee Relief, Organisasi Ateis Jerman yang Dikaitkan Taleb Abdulmohsen

Senin, 23 Desember 2024 - 14:21 WIB
loading...
A A A
Di Jerman, organisasi ini menawarkan bantuan praktis kepada para pengungsi dalam kontak mereka dengan pihak berwenang, dokter, dan pengacara.

Organisasi tersebut juga membantu para pengungsi ateis mendapatkan akses ke kursus bahasa dan integrasi yang sesuai, atau terapi fisiologis dan psikologis setelah pelanggaran HAM.

Atheist Refugee Relief secara rutin berhubungan dengan politisi dan otoritas negara Jerman. Di negara asal para ateis, organisasi ini menyediakan bantuan kemanusiaan darurat dalam krisis akut bagi individu dan kelompok.

Organisasi tersebut menyatakan bahwa di 13 negara di seluruh dunia (Afghanistan, Iran, Yaman, Malaysia, Maladewa, Mauritania, Nigeria, Qatar, Pakistan, Arab Saudi, Somalia, Sudan, dan Uni Emirat Arab), HAM atas kebebasan beragama dan berkeyakinan dapat dihukum mati atas tuduhan murtad atau penistaan agama.

Selain itu, kata mereka, hukuman penjara dapat dijatuhkan di lebih dari 40 negara.

Pemerintah Jerman telah mengeluarkan beberapa pernyataan mengenai Atheist Refugee Relief dan telah dipublikasikan di situs web organisasi tersebut, termasuk Bärbel Kofler, Perwakilan Pemerintah Federal untuk Kebijakan HAM dan Bantuan Kemanusiaan di Kantor Luar Negeri Federal; Michael Blume, Perwakilan Pemerintah Negara Bagian Baden-Württemberg yang menentang Anti-Semitisme; Serap Güler, Sekretaris Negara di Kementerian Anak, Keluarga, Pengungsi, dan Integrasi Negara Bagian Rhine-Westphalia Utara, dan Doris Schröder-Köpf, Komisioner Negara Bagian untuk Migrasi dan Partisipasi Negara Bagian Niedersachsen.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved