5 Perang yang Berkecamuk selama 2024

Selasa, 24 Desember 2024 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Di Sudan, telah terjadi kerusakan besar-besaran pada infrastruktur penting, yang mengakibatkan kerusakan total pada sistem, yang menyebabkan jutaan orang tidak memiliki cukup makanan dan tidak memiliki akses ke layanan kesehatan dan layanan lainnya.

Baca Juga: Mengapa AS Cemburu dengan Pakistan yang Mampu Kembangkan Rudal Canggih?

3. Ukraina

Dua tahun telah berlalu sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari. Serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur telah meningkat di negara tersebut, yang menyebabkan 14,6 juta orang di Ukraina masih membutuhkan bantuan kemanusiaan. Sebanyak 3,6 juta orang lainnya masih mengungsi di daerah yang lebih aman di negara tersebut.

4. Suriah

Pada bulan Maret tahun ini, perang di Suriah memasuki tahun keempat belas. Situasi di negara tersebut masih sangat buruk, dengan hingga 70 persen dari seluruh warga Suriah membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Negara tersebut menderita krisis ekonomi yang meluas dan menghadapi kekurangan pangan akibat kekeringan yang berlangsung lama. Krisis di Suriah diperparah oleh gempa bumi yang dahsyat pada bulan Februari lalu.

Hal ini berdampak pada wilayah-wilayah di barat laut negara tersebut yang telah menderita krisis kemanusiaan yang besar sebelum gempa bumi karena ada banyak pengungsi internal yang telah melarikan diri dari wilayah lain di negara tersebut untuk menghindari pertempuran.

Situasi di Suriah juga diperumit oleh ketidakpastian atas pengiriman bantuan lintas batas. Sementara kebutuhan kemanusiaan tetap tinggi, bantuan kemanusiaan secara kronis kekurangan dana dan terbatas. PBB dan pemerintah Suriah telah sepakat untuk melanjutkan pengiriman bantuan lintas batas, tetapi masa depan perjanjian ini tidak pasti dan kegagalan untuk memperpanjangnya akan memutus jutaan orang dari bantuan yang sangat penting.

5. Republik Demokratik Kongo

Republik Demokratik Kongo tengah menghadapi salah satu krisis terlama di dunia, yang disebabkan oleh konflik bersenjata, krisis ekonomi, guncangan iklim, dan epidemi penyakit. Di wilayah timur negara tersebut, serangan baru oleh kelompok pemberontak M23 meningkatkan intensitas konflik dan kebutuhan kemanusiaan. Tahun lalu juga terjadi peningkatan ketegangan politik menjelang pemilihan presiden pada bulan Desember.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved