Khamenei: Iran Tidak Butuh Pasukan Proksi, seperti Hizbullah dan Houthi
Minggu, 22 Desember 2024 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Diplomat AS Mundur karena Tidak Sepakat dengan AS Dukung Genosida di Gaza
Mengenai situasi di Suriah, Pemimpin meramalkan munculnya "lembaga yang kuat dan terhormat." Rencana Amerika Serikat untuk mendominasi negara-negara melibatkan pembentukan kediktatoran atau memicu kekacauan dan kerusuhan, yang terakhir terjadi di Suriah, tambahnya.
"Amerika, rezim Zionis, dan sekutu mereka secara keliru percaya bahwa mereka telah muncul sebagai pemenang, yang menyebabkan mereka membuat pernyataan yang tidak masuk akal," katanya, merujuk pada komentar dari seorang pejabat AS yang tampaknya menjanjikan dukungan bagi siapa pun yang memicu kerusuhan di Iran.
"Bangsa Iran akan menginjak-injak siapa pun yang berperan sebagai tentara bayaran bagi AS dalam masalah ini."
Mengenai situasi di Suriah, Pemimpin meramalkan munculnya "lembaga yang kuat dan terhormat." Rencana Amerika Serikat untuk mendominasi negara-negara melibatkan pembentukan kediktatoran atau memicu kekacauan dan kerusuhan, yang terakhir terjadi di Suriah, tambahnya.
"Amerika, rezim Zionis, dan sekutu mereka secara keliru percaya bahwa mereka telah muncul sebagai pemenang, yang menyebabkan mereka membuat pernyataan yang tidak masuk akal," katanya, merujuk pada komentar dari seorang pejabat AS yang tampaknya menjanjikan dukungan bagi siapa pun yang memicu kerusuhan di Iran.
"Bangsa Iran akan menginjak-injak siapa pun yang berperan sebagai tentara bayaran bagi AS dalam masalah ini."
(ahm)
Lihat Juga :