Dewan Keamanan PBB Perpanjang Mandat Penjaga Perdamaian Dataran Tinggi Golan 6 Bulan

Sabtu, 21 Desember 2024 - 08:45 WIB
loading...
Dewan Keamanan PBB Perpanjang...
Pasukan Pengamat Pelepasan PBB (UNDOF) di Dataran Tinggi Golan. Foto/UN
A A A
NEW YORK - Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat (20/12/2024) dengan suara bulat mengadopsi resolusi yang memperpanjang mandat Pasukan Pengamat Pelepasan PBB (UNDOF) di Dataran Tinggi Golan selama enam bulan lagi.

Resolusi tersebut, yang diajukan bersama oleh Rusia dan Amerika Serikat (AS), menerima dukungan dari semua 15 anggota Dewan Keamanan PBB.

Dengan diadopsinya resolusi tersebut, mandat UNDOF, yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember, diperpanjang hingga 30 Juni 2025.

Resolusi tersebut menekankan perlunya bagi Israel dan Suriah untuk sepenuhnya mematuhi Perjanjian Pelepasan Pasukan tahun 1974, yang bertujuan mempertahankan gencatan senjata dan stabilitas di wilayah tersebut.

Resolusi tersebut menggarisbawahi tidak boleh ada aktivitas militer yang dilakukan di wilayah pemisahan, kecuali oleh personel UNDOF.

Mengungkapkan keprihatinan mendalam atas ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah, resolusi tersebut meminta semua pihak menahan diri dan bekerja sama sepenuhnya dengan UNDOF untuk mencegah eskalasi.

Resolusi tersebut juga menyoroti pentingnya menangani risiko bagi pasukan penjaga perdamaian, termasuk persenjataan yang belum meledak dan memastikan sumber daya dan langkah-langkah keamanan yang memadai untuk misi tersebut.

Sebagai bagian dari resolusi tersebut, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres didesak melaporkan setiap 90 hari mengenai implementasi resolusi dan situasi di kawasan tersebut.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Druze Suriah Kutuk Invasi Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Gagal Minta Pertanggungjawaban...
Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Di Dewan Keamanan PBB,...
Di Dewan Keamanan PBB, Menlu Sugiono Kecam Pendudukan Israel di Tepi Barat
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Berita Terkini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved