Profil Gideon Saar, Menlu Zionis yang Tutup Kedubes Israel di Irlandia
Jum'at, 20 Desember 2024 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Setelah pecahnya perang Israel-Hamas sejak 7 Oktober 2023, aliansi Persatuan Nasional bergabung dengan koalisi pemerintahan Benjamin Netanyahu, dan Sa'ar diangkat menjadi menteri tanpa portofolio dan pengamat dalam Kabinet Perang Israel.
Pada bulan Maret 2024, Saar menarik Partai New Hope dari alinasi Persatuan Nasional, dan juga dari koalisi pemerintah, serta mengundurkan diri sebagai menteri, sebelum akhirnya kembali ke koalisi pada bulan September 2024.
Pada tahun yang sama, Saar menggantikan Israel Katz sebagai Menlu Zionis.
Sebagai seorang politikus garis keras, Saar mengambil alih kepemimpinan diplomasi Israel pada saat Tel Aviv terus maju dengan perang mematikannya di Jalur Gaza dan Lebanon.
Lahir dari orang tua Yahudi Ashkenazi di Tel Aviv, Saar bertugas di militer Israel sebagai perwira intelijen di Brigade Golani, sebelum belajar hukum di sebuah universitas.
Saar terkenal karena menentang penyelesaian politik apa pun dengan Palestina.
Selama perang Israel sebelumnya di Gaza pada tahun 2009 dan 2014, dia adalah penentang vokal gencatan senjata apa pun dengan kelompok perlawanan di daerah kantong Palestina tersebut.
Pada tahun 2022, dia menolak mengizinkan pekerja Palestina dari Gaza menyeberang ke Israel untuk bekerja.
Dia juga dikenal sebagai pendukung setia serangan brutal Israel yang sedang berlangsung di Gaza. Saar mendukung gagasan untuk membangun zona penyangga di dalam Gaza.
Pada bulan Maret 2024, Saar menarik Partai New Hope dari alinasi Persatuan Nasional, dan juga dari koalisi pemerintah, serta mengundurkan diri sebagai menteri, sebelum akhirnya kembali ke koalisi pada bulan September 2024.
Pada tahun yang sama, Saar menggantikan Israel Katz sebagai Menlu Zionis.
Gideon Saar Sosok Penentang Pendirian Negara Palestina
Sebagai seorang politikus garis keras, Saar mengambil alih kepemimpinan diplomasi Israel pada saat Tel Aviv terus maju dengan perang mematikannya di Jalur Gaza dan Lebanon.
Lahir dari orang tua Yahudi Ashkenazi di Tel Aviv, Saar bertugas di militer Israel sebagai perwira intelijen di Brigade Golani, sebelum belajar hukum di sebuah universitas.
Saar terkenal karena menentang penyelesaian politik apa pun dengan Palestina.
Selama perang Israel sebelumnya di Gaza pada tahun 2009 dan 2014, dia adalah penentang vokal gencatan senjata apa pun dengan kelompok perlawanan di daerah kantong Palestina tersebut.
Pada tahun 2022, dia menolak mengizinkan pekerja Palestina dari Gaza menyeberang ke Israel untuk bekerja.
Dia juga dikenal sebagai pendukung setia serangan brutal Israel yang sedang berlangsung di Gaza. Saar mendukung gagasan untuk membangun zona penyangga di dalam Gaza.
Lihat Juga :