Profil Gideon Saar, Menlu Zionis yang Tutup Kedubes Israel di Irlandia
Jum'at, 20 Desember 2024 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Maret, dia mengatakan kepada Jerusalem Post bahwa Israel harus mengajukan rencana gencatan senjatanya sendiri dan menyerukan pengasingan para pemimpin Hamas sebagai imbalan atas pembebasan tawanan Israel.
Pada bulan Februari, Saar memberikan suara dalam kabinet untuk menentang pembentukan Negara Palestina, menegaskan penentangannya sebelumnya terhadap Negara Palestina.
Pada bulan Desember 2019, dia mengatakan bahwa solusi dua negara adalah sebuah "ilusi", dengan mengeklaim bahwa batas-batas Negara Israel berada di antara sungai Yordania dan Laut Mediterania.
Pada tahun 2005, Saar menentang keras rencana penarikan pasukan dan pemukim Israel dari wilayah itu atas serangan Hamas tahun sebelumnya.
Namun, dia menentang gagasan yang saat ini dianut oleh pejabat sayap kanan Israel untuk membangun kembali permukiman khusus Yahudi di Gaza.
"Saya menentang penarikan pasukan [dari Jalur Gaza]. Saya yakin itu adalah sebuah kesalahan, tetapi saya tidak berpikir seharusnya ada [warga sipil Israel] yang kembali," katanya. "Tidak ada konsensus internasional untuk ini."
Penunjukan Saar sebagai Menlu Zionis terjadi saat Israel meningkatkan serangan mematikannya di Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 43.400 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak 7 Oktober 2023.
Pada bulan Februari, Saar memberikan suara dalam kabinet untuk menentang pembentukan Negara Palestina, menegaskan penentangannya sebelumnya terhadap Negara Palestina.
Pada bulan Desember 2019, dia mengatakan bahwa solusi dua negara adalah sebuah "ilusi", dengan mengeklaim bahwa batas-batas Negara Israel berada di antara sungai Yordania dan Laut Mediterania.
Pada tahun 2005, Saar menentang keras rencana penarikan pasukan dan pemukim Israel dari wilayah itu atas serangan Hamas tahun sebelumnya.
Namun, dia menentang gagasan yang saat ini dianut oleh pejabat sayap kanan Israel untuk membangun kembali permukiman khusus Yahudi di Gaza.
"Saya menentang penarikan pasukan [dari Jalur Gaza]. Saya yakin itu adalah sebuah kesalahan, tetapi saya tidak berpikir seharusnya ada [warga sipil Israel] yang kembali," katanya. "Tidak ada konsensus internasional untuk ini."
Penunjukan Saar sebagai Menlu Zionis terjadi saat Israel meningkatkan serangan mematikannya di Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 43.400 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak 7 Oktober 2023.
(mas)
Lihat Juga :