Rudal Houthi Serang Israel, Jet Tempur Zionis Balas Bombardir Yaman

Kamis, 19 Desember 2024 - 12:34 WIB
loading...
Rudal Houthi Serang...
Jet-jet tempur militer Zionis bombardir wilayah Yaman setelah Israel diserang rudal dan drone oleh kelompok Houthi. Foto/Ynet
A A A
TEL AVIV - Kelompok Houthi Yaman kembali menyerang wilayah Israel dengan beberapa rudal dan drone pada Rabu malam.

Jet-jet tempur Zionis pun membalas dengan membombardir wilayah Yaman yang dianggap sebagai basis kelompok tersebut pada Kamis (19/12/2024) pagi.

Sirene serangan udara meraung-raung di Israel tengah semalam, membentang dari wilayah Shfela hingga wilayah Sharon.

Pejabat militer Zionis, yang dikutip Ynet, mengatakan saat sistem pertahanan rudal Arrow telah mencegat rudal-rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman.

Baca Juga: Houthi Serang Israel dengan Rudal Hipersonik Palestine-2, Sirene Tel Aviv Meraung-raung

Sirene, kata pejabat tersebut, diaktifkan karena kekhawatiran akan jatuhnya puing-puing dari pencegatan rudal tersebut.

Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan tidak ada korban yang terkait langsung dengan serangan rudal Houthi, meskipun beberapa orang mengalami luka ringan saat bergegas ke tempat perlindungan, dan yang lainnya mengalami syok.

Di Ramat Efal, dekat Tel Aviv, petugas pemadam kebakaran merespons laporan kepulan asap setelah pencegatan rudal. Mereka menemukan puing-puing rudal di halaman sekolah, yang menyebabkan kerusakan pada mobil dan bangunan parkir tetapi tidak mengakibatkan korban jiwa.

Pejabat Houthi Nasruddin Amer mengunggah di X tentang sirene yang meraung-raung di wilayah Tel Aviv, dengan menyatakan: "Tidak ada tempat yang aman bagi Zionis."

Pejabat Houthi lainnya, Hezam al-Asad, mem-posting ancaman dalam bahasa Ibrani di X, yang berbunyi: "Tel Aviv tidak akan aman selama pengepungan dan serangan terhadap orang-orang kami di Gaza terus berlanjut."

Dalam posting berikutnya, dia menambahkan: "Kami tidak akan meninggalkan Gaza, bahkan jika kami mati."

Sementara itu, jet-jet tempur Zionis Israel membombardir situs militer di sepanjang bantai baray dan wilayah pedalaman di Yaman yang diklaim milik pasukan Houthi.

Serangan pada Kamis pagi tersebut menandai operasi pertama militer Zionis di Yaman sejak September lalu. Operasi tersebut dilaksanakan di bawah arahan Direktorat Intelijen dan Angkatan Laut Israel, menyusul persetujuan Menteri Pertahanan Israel Katz atas rencana serangan tersebut.

IDF mengatakan serangan tersebut bertujuan untuk melemahkan kemampuan militer Houthi dan mencegah penggunaan fasilitas yang menjadi sasaran untuk operasi militer, termasuk penyelundupan senjata Iran.

"IDF melakukan serangan tepat sasaran terhadap target militer Houthi di Yaman—termasuk pelabuhan dan infrastruktur energi di Sanaa, yang telah digunakan Houthi dengan cara yang secara efektif berkontribusi pada aksi militer mereka. Israel tidak akan ragu untuk bertindak guna mempertahankan diri dan warganya dari serangan Houthi," kata juru bicara IDF Daniel Hagari dalam sebuah pernyataan.

Media Yaman melaporkan bahwa dua pembangkit listrik utama di dekat ibu kota Sanaa, Haziz di selatan dan Dhahban di utara, terkena serangan, yang mengakibatkan sebagian besar wilayah sekitarnya tanpa listrik.

Selain itu, saluran Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi melaporkan serangan terhadap fasilitas minyak di Ras Issa dan pelabuhan Hodeidah, tempat beberapa lokasi menjadi sasaran.

"IDF [Pasukan Pertahanan Israel] bertekad untuk terus beroperasi melawan semua ancaman yang ditujukan kepada warga Negara Israel, di mana pun diperlukan," imbuh pernyataan IDF.

Operasi tersebut, yang direncanakan selama beberapa minggu, berlangsung sekitar 2.000 kilometer (1.200 mil) dari wilayah Israel, jauh di dalam Yaman.

Puluhan jet tempur dan pesawat tambahan berpartisipasi dalam misi tersebut, dengan pengisian bahan bakar udara yang memungkinkan jangkauan operasi yang lebih luas.

Menteri Pertahanan Israel Katz melontarkan ancaman pribadi terhadap para pemimpin kelompok pemberontak Houthi.

"Tangan panjang Israel akan menjangkau Anda," katanya.

"Siapa pun yang mengangkat tangan melawan Israel, tangannya akan dipotong. Siapa pun yang Anda lukai kami akan dilukai dua kali lipat. Kami tidak akan menerima tembakan rudal ke Israel atau serangan di jalur laut. Kami akan menanggapi dengan tegas dan tidak membiarkan ancaman tembakan ke Israel berlanjut," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Hari Pertama Sekolah,...
Hari Pertama Sekolah, BPOM Pastikan Program MBG Tetap Diawasi
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
Polisi Tangkap Peneror...
Polisi Tangkap Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel, Ini Identitasnya
Berita Terkini
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Infografis
Houthi Yaman Siap Serang...
Houthi Yaman Siap Serang Israel jika Perang Gaza Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved